Rabu, 05 Jun 2019 10:45 WIB

Twitter Caplok Startup Pendeteksi Hoax

Virgina Maulita Putri - detikInet
Ilustrasi Twitter. (Foto: 9to5mac) Ilustrasi Twitter. (Foto: 9to5mac)
Jakarta - Twitter baru saja mengakuisisi startup Fabula AI yang fokus dalam deep learning. Startup yany berbasis di London, Inggris ini mengembangkan teknologi untuk mendeteksi hoax dengan melihat pola penyebaran berita palsu dan berita asli.

Twitter mengatakan Fabula AI memiliki tim peneliti machine learning (ML) kelas dunia yang menggunakan graph deep learning untuk mendeteksi manipulasi jaringan.

"Hasilnya adalah kemampuan untuk menganalisis dataset yang sangat besar dan rumit untuk mendeskripsikan hubungan dan interaksi, dan untuk menghasilkan sinyal dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh ML tradisional," kata CTO Twitter Parag Agrawal, seperti dikutip detikINET dari CNET, Rabu (5/6/2019).


Fabula AI memiliki teknologi yang disebut Geometric Deep Learning. Teknologi ini memiliki tingkat kesuksesan dalam mendeteksi hoax mencapai 93%.

Agrawal mengatakan akuisisi ini akan membantu Twitter untuk meningkatkan kualitas percakapan dan membuat pengguna merasa aman di platform-nya. Sistem yang dikembangkan oleh Fabula AI nantinya dapat diperluas untuk menghentikan spam dan bentuk penyalahgunaan lainnya.

Dalam pengumumannya Twitter tidak mengungkap berapa mahar yang mereka keluarkan untuk mengakuisisi Fabula AI. Nantinya, tim peneliti dari Fabula AI akan bekerjasama dengan grup riset internla yang dipimpin oleh Head of ML/AI Engineering Twitter, Sandeep Pandey.


Akuisisi ini sepertinya dilakukan Twitter untuk mempersiapkan platform-nya dari serangan hoax menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat pada tahun 2020.

Ini bukan pertama kalinya perusahaan media sosial mengakuisisi startup untuk memerangi hoax. Tahun lalu, Facebook telah mengakuisisi startup Bloomsbury AI yang mengembangkan natural language processing yang dapat digunakan untuk mendeteksi hoax. (jsn/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed