Perjuangan Pemuda Lulusan SMK Cirebon Sabet Beasiswa Apple - Halaman 2

Perjuangan Pemuda Lulusan SMK Cirebon Sabet Beasiswa Apple

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 29 Mei 2019 21:08 WIB
Halaman ke 2 dari 3
Perjuangan Pemuda Lulusan SMK Cirebon Sabet Beasiswa Apple
Foto: dok. pribadi

Dia berharap di San Jose, California nanti, dia dapat bertemu para expert Apple. Dia ingin berkonsultasi untuk mengembangkan lebih lanjut aplikasi Ainun yang dikembangkannya.

Ainun merupakan aplikasi yang membantu para tunanetra untuk mengetahui nominal uang. Selain itu dapat mengenali uang palsu atau tidak. Menggunakan AR dan informasi akan disampaikan dalam bentuk suara.

"Ketika riset, kami dengar cerita para tuna netra yang berprofesi sebagai terapis pijat sering dibohongi konsumennya. Bilangnya Rp 100 ribu ternyata Rp 20 ribu, minta kembalian lagi. Pas dapat nominal yang benar, saat dibelanjakan ternyata uang palsu," ungkap Rizal.

"Mereka kesulitan mengenali uang kertas karena ukuran hampir sama semuanya. Walaupun ada tanda untuk tuna netra, tapi mereka merasa kurang membantu apalagi kalau uangnya sudah lusuh," imbuhnya.

Sejumlah sesi pun akan diikuti Rizal, terutama soal AR. Dan dia berharap apa yang didapatkannya nanti dapat dibagi dengan teman-temannya di komunitas Android Enthusiast Jakarta (AEJ).

Komunitas ini punya anggota aktif 256 orang. Tidak hanya soal Android, ragam materi soal pemprograman dibahas saat dihelat diskusi atau workshop, seperti belum lama ini dibahas soal iOS dan source code management.

Perjuangan Pemuda Lulusan SMK Cirebon Sabet Beasiswa AppleFoto: dok. pribadi

"AEJ mewadahi setiap orang yang mau belajar atau mau mengajarkan keahliannya kepada orang lain dan semuanya gratis," kata Rizal.

Pemuda kelahiran Cirebon ini juga berharap saat WWDC 2019 nanti, dia dapat bertemu dengan CEO Apple Tim Cook. Ada dua pertanyaan yang coba akan dia sodorkan pada orang nomor satu di Apple itu.

"Saya mau tanya jika bisa balik ke usia 20 tahun tapi di era sekarang, kira-kira Tim Cook mau nyiapin apa untuk masa depannya? Lalu ingin tahu apakah ada ada hal yang disesali dan sempat mengganggu keberhasilannya," tutur Rizal.



(afr/krs) (afr/krs)