Senin, 27 Mei 2019 19:19 WIB

Blak-blakan Menkominfo Rudiantara

Unicorn Indonesia Garap Aplikasi Umrah Bareng Pemerintah Arab Saudi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Kakbah di Mekah/Fajar Pratama detikcom Foto: Kakbah di Mekah/Fajar Pratama detikcom
Jakarta - Pemain di industri digital Tanah Air makin menunjukan tajinya. Mereka tidak hanya jago di dalam negeri, tapi mulai berkiprah di internasional.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebutkan Go-Jek setidaknya telah hadir di Thailand, Vietnam, dan Singapura. Sementara Bukalapak sudah dapat mengirimkan ke Singapura, Brunei, Malaysia, Taiwan dan Hong Kong.

"Sekarang makin kelihatan ekonomi digital Indonesia berkembang terus. Bukan hanya di dalam negeri bahkan sampai ke luar negeri," kata Rudiantara saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.




Dalam upayanya meningkatkan ekonomi digital Indonesia, pihak Kominfo melakukan pembicaraan dengan pemerintah Arab Saudi. Disepakati kedua belah pihak mengembangkan aplikasi umroh. Aplikasi tersebut bakal digarap oleh dua unicorn Indonesia.

"(Siapanya) tunggulah nanti. Keduanya punya kemampuan sudah terbiasa dengan travel dan logistik dan sebagainya," kata Menkominfo.

Unicorn Indonesia Garap Aplikasi Umroh Bareng Pemerintah Arab SaudiMenkominfo Rudiantara. Foto: Rengga Sancaya

Ide aplikasi ini lahir melihat betapa banyaknya masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan umroh tiap tahunnya. Bayangkan, dari 10 juta kapasitas umroh yang disediakan pemerintah Arab Saudi, 10% kuota untuk Indonesia. Artinya jamaah umroh dari Tanah Air mencapai 1 juta per tahun.

Peluang ini makin bertambah besar setelah pemerintah Arab Saudi mengumumkan akan menambah kuota umroh pada 2030 nanti menjadi 40 juta.

"Naik empat kali lipat dalam 10 tahun ke depan, ini peluang yang luar biasa yang perlu kita ambil," tegasnya.




Membahas soal aplikasi umroh, pihak Kominfo telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama. Nantinya aplikasi umroh punya satu sistem yang terintegrasi, mulai dari keuangan, perjalanan hingga pengiriman zam-zam dan kurma.

"Jadi jamaah umroh hanya tinggal bawa tas kecil dan baju ganti. Barang akan dihantar sampai di rumah. Semua dibuat terintegrasi oleh dua unicorn Indonesia," pungkas Rudiantara.


(afr/krs)