Sabtu, 25 Mei 2019 13:15 WIB

Kecelakaan, Abang Ojol Ini Tanggung Biaya Rumah Sakit Penumpangnya

Akfa Nasrulhak - detikInet
Foto: Instagram/Grab Foto: Instagram/Grab
Jakarta - Kisah mengenai driver ojek online (ojol) rasanya tak ada habisnya dan selalu menarik untuk diikuti. Seperti seorang driver ojol bernama Mochammad Farok (36) yang juga merupakan pengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama di Surabaya membagikan kisah inspiratifnya.

Suatu ketika, Farok mengantar salah satu penumpang yang merupakan muridnya. Saat kejadian, Farok yang baru bekerja 3 bulan di Grab, menjemput muridnya dari SMPN 41 ke area Gembong.

Di tengah jalan, tepatnya di lampu merah Towowo, ia ditabrak kendaraan lain dari belakang sampai jatuh dari motornya, tapi pertolongan langsung datang dari teman-teman Grab maupun Linmas. Tanpa pikir panjang, Farok pun mengantar penumpangnya ke RS terdekat.


"Jadi kita jatuh. Kita panik. Terus habis itu banyak yang nolongin, teman-teman Grab semuanya dan Linmas. Terus penumpang saya, saya bawa ke rumah sakit dibawa ke RS. DR. Soewandi Surabaya," ujar Farok, seperti yang detikInet lihat di akun Instagram Grab Indonesia, Sabtu (25/5/2019).

Tiba di RS, Farok tak hanya sekadar mengantar, namun ia juga menunggu muridnya hingga benar-benar tertangani. Menurutnya, dampak dari kecelakaanya itu parah, sehingga benjolan di kepala harus divisum.

"Setelah divisum, akhirnya biayanya nggak seberapa, cuma selamatnya itu. Jadi kita semua terharu," ujarnya.

"Kalau saya cuma lecet-lecet sedikit, ada yang di dengkul, ada yang di tangan. Cuma punggung ya agak sakit, tapi saya dibawa kerja aja soalnya mata pencaharian," imbuhnya.


Semua biaya rumah sakit Farok yang tanggung. Ia pun bertanggung jawab dengan sepenuh hati. Karena ia mengganggap penumpang sudah seperti keluarga sendiri.

"Seberapa pun itu bayarannya, itu saya nggak mikir. Soalnya kan sudah ikut saya, penumpang saya," ujarnya.

Ia pun mendapat dukungan dari teman-teman Grab-nya. Ia didoakan agar mendapatkan banyak rezeki karena sudah rela bertanggung jawab atas kejadian tak terduga tersebut, meskipun ongkos ojol tak seberapa, hanya Rp 4 ribu.

"Buat Grab dan penumpang semua, tolong kalau dikasih helm sama pak Grab-nya tolong dipakai. Itu buat keselamatan penumpangnya. Tolong jangan berhenti di saya, sebarkan kebaikan. Karena menanam kebaikan itu pasti akan tumbuh kebaikan lebih lagi," pesannya. (prf/afr)