Senin, 08 Apr 2019 22:02 WIB

Inikah Pertanda Era Keemasan YouTuber Terancam?

Fino Yurio Kristo - detikInet
1 Algoritma Dituding Terus Berubah
Halaman 2 dari 2
Foto: Sean Gallup/Getty Images Foto: Sean Gallup/Getty Images

Untuk beberapa saat, para kreator bahagia. Tapi mendadak pada 2016, mereka mulai mengeluhkan beberapa masalah.

YouTuber terkenal seperti Philip DeFranco atau Jesse Ridgway, mengeluhkan video mereka mendadak tidak menghasilkan uang seperti sebelumnya. Tidak ada yang tahu persis mengapa, tapi kemungkinan ada perubahan algoritma.

PewDiePie memanas-manasi dengan menayangkan video tentang angka pemirsanya turun. Semula, 30% dari trafiknya berasal dari saran feed yang dirancang YouTube, tapi setelah ada perubahan algoritma itu, angka trafik dari metode itu turun jadi 1%.

Pihak YouTube pun merespons dengan mengatakan tidak ada perubahan apapun. Akan tetapi para kreator mulai tidak percaya dengan YouTube.

"Aku bisa saja sudah bekerja begitu keras dan angka pemirsa jauh lebih rendah dari yang kuharapkan," kata seorang kreator, Anthony Padilla.

Beberapa kreator pun frustrasi dan menarik diri. YouTube dinilai tak lagi sama seperti pada tahun 2011 sampai 2016. Mereka tidak memahaminya lagi dan di samping itu, mencoba untuk menyesuaikan dengan mesin yang tidak mereka mengerti bisa sangat melelahkan. Adaptasi kini dirasa lebih sukar dari masa silam.

Kemudian belakangan, YouTube seperti lebih mengutamakan video dari acara televisi atau label musik besar. Pada presentasi tahun 2018 di Radio City Music, YouTube terang-terangan tidak memajang karya dari para kreator topnya tapi malah Ariana Grande, Kevin Hart sampai klip dari The Tonight Show Starring Jimmy Fallon.

Kreator konten pun merasa makin dilupakan. "Kita bisa upload apapun tapi setiap video belakangan ini didemonetisasi dan itu bikin kita kacau. Kita masih berupaya mengerahkan 200% kemampuan untuk membuat video, tapi secara kreativitas dan uang, kami berada di persimpangan," sebut Dany Philippou, seorang YouTuber.

"Kami senang di masa sebelumnya, seperti dibilang oh guys, kalian buat sesuatu yang unik dan beda. Kami bantu sehingga kalian bisa mendapat makin banyak pemirsa. Aku suka kembali di masa itu. Kami punya banyak ide bagus dan keren, tapi kini tidak ada nilai untuk membuatnya di YouTube," sebut RackaRacka brothers.

Ketika dikonformasi The Verge, YouTube menolak anggapan bahwa mereka mulai meninggalkan para kreator. "Strategi inti dan investasi kami tetap berpusat pada para kreator," kata mereka.

(fyk/afr)