Jumat, 01 Feb 2019 19:27 WIB

Pegawai Facebook Sampai Mau Resign Terkait Kisruh dengan Apple

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: internet Foto: internet
Jakarta - Kisruh antara Facebook dan Apple ternyata berujung pada menurunnya produktivitas pegawai Facebook. Hal ini pun mendorong pegawai Facebook yang ingin keluar dari perusahaan karena mereka tidak bisa mengerjakan apa-apa.

Semua ini dimulai ketika Facebook ketahuan menyalahgunakan program Enterprise Developer Certificate milik Apple. Program ini memungkinkan pengembang seperti Facebook untuk menjalankan aplikasi internal bagi pegawainya lewat iPhone.




Program yang dijalankan Facebook lewat ini pun bermacam-macam. Ada yang sederhana mulai dari jadwal bis hingga aplikasi komunikasi seperti Workplace dan Messenger. Tapi, karena Facebook ketahuan menyalahgunakan program ini untuk mendistribusikan aplikasi yang memata-matai penggunanya, Apple pun mencabut izin mereka untuk menggunakan program ini.

Dicabutnya izin Facebook oleh Apple menjadikan aplikasi internal mereka tidak bisa digunakan oleh 35.000 pegawai. Mereka pun menyatakan kejengkelannya karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaan mereka.

"Beberapa pegawai di divisi hardware Facebook mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk berhenti karena mereka tidak bisa menyelesaikan pekerjaan," tulis laporan di New York Times, seperti dikutip detikINET, Jumat (1/2/2019).




Apple sendiri saat ini telah mengembalikan akses milik Facebook dan aplikasi internal mereka telah bisa digunakan kembali. VP of Production, Engineering and Security Facebook, Pedro Canahuati pun menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara Facebook dan Apple lewat memo internalnya.

"Banyak dari kita menggunakan produk Apple saat bekerja tiap hari, dan kita mengandalkan iOS untuk banyak aplikasi pegawai kami, jadi kami tidak akan menempatkan hubungan itu dengan risiko apa pun dengan sengaja," tulis Canahuati.


(vim/krs)