Jumat, 09 Nov 2018 06:41 WIB

Bapak World Wide Web Ingin Selamatkan Internet

Virgina Maulita Putri - detikInet
Tim Berners Lee. Foto: Getty Images Tim Berners Lee. Foto: Getty Images
Jakarta - Tim Berners-Lee yang dikenal sebagai pencipta World Wide Web (WWW) baru saja meluncurkan kampanye global untuk menyelamatkan internet dari penyalahgunaan.

Saat berbicara di pembukaan Web Summit di Lisbon, Portugal, Berners-Lee menyerukan pemerintah, perusahaan teknologi dan pengguna internet untuk menandatangani 'Contract for the Web' yang bertujuan untuk melindungi hak dan kebebasan orang-orang di internet.

Menurut Berners-Lee, saat ini internet memiliki banyak masalah yang membuatnya menjadi tempat yang tidak nyaman.



"Dalam 15 tahun pertama, banyak yang memperkirakan web untuk melakukan banyak hal hebat," kata Berners-Lee seperti dikutip detikINET dari The Telegraph, Jumat (9/11/2018).

"Apa yang salah? Segala macam hal telah menjadi salah. Kita memiliki berita palsu, kita memiliki masalah dengan privasi, kita memiliki masalah dengan penyalahgunaan data pribadi, orang-orang diprofilkan sehingga bisa dimanipulasi oleh iklan," sambungnya.

Dalam kontrak ini, pemerintah harus memastikan bahwa semua rakyatnya harus terhubung dengan internet dan privasi mereka harus dihormati agar mereka bisa online secara bebas dan aman.

Sedangkan perusahaan teknologi dituntut untuk membuat internet lebih terjangkau dan dapat diakses semua orang, menghormati privasi dan data pribadi pengguna serta mengembangkan teknologi yang memastikan web sebagai tempat yang aman untuk penggunanya.

Pengguna internet pun diminta untuk membuat konten yang relevan, membangun komunitas yang menghormati tatanan sipil dan martabat manusia serta memperjuangkan web yang terbuka bagi semua orang.

Kontrak ini nantinya akan diterbitkan oleh World Wide web Foundation pada bulan Mei 2019, ketika separuh dari populasi dunia sudah terhubung dengan internet. Sudah lebih dari 50 organisasi menandatangani kontrak ini, termasuk Facebook, Google, pemerintah Prancis, serta individu seperti pendiri Virgin Group, Richard Branson.

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed