Kamis, 02 Agu 2018 15:09 WIB

Tik Tok Caplok Musical.ly Sedot 600 Juta Pengguna

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Profil akun resmi Tik Tok Indonesia. Foto: Tik Tok Profil akun resmi Tik Tok Indonesia. Foto: Tik Tok
Jakarta - Bytedance, induk dari Tik Tok, baru saja mengumumkan pihaknya telah menggabungkan jejaring sosial tersebut dengan Musical.ly, platform serupa yang diakuisisinya senilai hampir USD 1 miliar pada Desember 2017 lalu. Tik Tok dipilih jadi nama yang dipertahankan pada aplikasi gabungan keduanya.

Lalu, bagaimana nasib pengguna Musical.ly? Dalam sebuah rilis, disebutkan data mereka akan langsung dipindahkan ke aplikasi Tik Tok versi terbaru. Konten-konten mereka yang terdahulu pun sudah otomatis tersimpan di dalamnya.


Bergabungnya Musical.ly tentunya menjadi angin segar bagi Tik Tok. Hal tersebut disebabkan 100 juta pengguna aktif bulanan Musical.ly akan memperkuat basis user aktif bulanan Tik Tok yang sudah menyentuh angka 500 juta per Juni lalu.

Selain itu, platform yang diluncurkan pada 2016 lalu tersebut juga bisa melebarkan sayapnya ke kawasan Amerika dan Eropa. Diketahui, Musical.ly lebih populer di sana ketimbang Tik Tok yang cenderung menyedot perhatian anak-anak muda di Asia, termasuk Indonesia.

Saking populernya di sini, jejaring sosial tersebut sempat membuat heboh lantaran diblokir oleh Kominfo karena banyak konten negatif di dalamnya, khususnya bagi anak-anak. Meski begitu, pemblokiran tersebut sudah dicabut setelah pihak Tik Tok berunding dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.


Bytedance menyebutkan jika hari ini aplikasi anyar Tik Tok sudah tersedia di App Store dan Google Play Store di seluruh dunia, sebagaimana detikINET kutip dari Reuters, Kamis (2/8/2018). Selain itu, mereka juga menyebutkan jika pihaknya sudah melakukan sejumlah pembaruan terhadap aplikasi anyar hasil penggabungan Tik Tok dan Musical.ly itu. (mon/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed