Senin, 16 Jul 2018 12:10 WIB

2,8 Juta Follower Katy Perry di Twitter Lenyap

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Ian Gavan/Getty Images Foto: Ian Gavan/Getty Images
Jakarta - Bersih-bersih akun terkunci yang dilakukan oleh Twitter membawa dampak besar kepada sejumlah pesohor. Katy Perry adalah satu dari sekian publich figure yang terkena imbasnya.

Akibat dari pembersihan akun terkunci oleh Twitter, pelantun lagu 'Roar' ini harus rela kehilangan 2,8 juta follower-nya. Jumlah ini meningkat dari perkiraan awal, dimana disebut Katy Perry kehilangan 1,6 juta follower setelah aksi bersih-bersih dilakukan.

Katy Perry sendiri menjadi penyanyi yang paling banyak memiliki jumlah follower Twitter, yakni sekitar 107 juta follower. Dengan kehilangan 2,8 juta follower, maka sedikitnya ia kehilangan 2,6% dari jumlah total follower, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (16/7/2018).


Selain Katy Perry, presiden Amerika Serikat Donal Trump juga terkena imbas bersih-bersih akun tadi. Walaupun, jumlah kehilangan follower-nya tak sebanyak Katy Perry, yakni hanya 300 ribu. Dan menurut data terbaru, masih ada sekitar 53,1 juta pengikut akun Twitter Trump.

Pembersihan ini sendiri merupakan bagian dari upaya Twitter merespons laporan yang menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan mendapatkan keuntungan dengan menggembungkan jumlah follower mereka.

The New York Times melaporkan, beberapa perusahaan diuntungkan dengan memiliki banyak follower di Twitter karena kepopuleran suatu akun dapat mempengaruhi dan membentuk opini audiens. Oleh karena itu, Twitter melakukan pembersihan kepada jutaan akun palsu.



"Sepanjang tahun ini, Twitter banyak melakukan penguncian akun jika terdeteksi adanya perubahan mendadak dalam perilaku akun tersebut," ungkap Twitter.

Saat ini terjadi, Twitter akan menghubungi pemilik akun. Sebelum mereka memvalidasi akun dan mengubah kata sandi mereka, akun tersebut akan tetap terkunci dan mereka tidak dapat login ke Twitter.

Nah, akun-akun yang terkunci inilah yang akan dihapus dari jumlah follower di seluruh profil secara global. Jadi, jangan heran jika follower Twitter kalian berkurang drastis. (mag/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed