Senin, 19 Feb 2018 17:15 WIB

Pengguna Internet di Indonesia Tembus 143,26 Juta

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi. Foto: Thinkstock Ilustrasi. Foto: Thinkstock
Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengumumkan hasil survei terkait jumlah pengguna internet Indonesia. Disebutkan, saat ini jumlahnya mencapai 143,26 juta pengguna internet dari total populasi.

"Penetrasi pengguna internet Indonesia pada tahun 2017 adalah 54,68% atau 143,26 juta dari total populasi penduduk Indonesia sebesar 262 juta jiwa," kata Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi di Jakarta, Senin (19/2/2018).

Bila dibandingkan survei 2016, jumlah pengguna internet di Indonesia ini mengalami peningkatan sekitar 10 juta. Ketika itu, masyarakat yang berselancar di dunia maya di angka 132,7 juta.

Henry mengatakan bila dilihat dari grafik pertumbuhan internet dari tahun 2016 ke 2017, pertumbuhan pengguna internet tidak terlalu besar angkanya.

"Penetrasi pengguna internet di urban sudah 72,41%, rural-urban 49,49%, dan rural 48,25%. Artinya apa? Infrastruktur di urban sudah bagus tapi infrastruktur di rural masih perlu ditingkatkan lagi," tutur Henry.
Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 143,27 JutaSuasana acara. Foto: Agus Tri Haryanto/inet

Dalam survei internet 2017, APJII melibatkan 2.500 responden dengan margin of error +- 1,96% dan level of confidence 95%. Pengumpulan data ini melalui wawancara dengan bantuan kuisioner.

Di survei tersebut, APJII membagi Indonesia ke dalam enam wilayah besar, yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua.

Berbeda dengan survei sebelumnya, untuk saat ini APJII menggunakan metodologi multi stage cluster sampling, yakni urban, rural-urban, dan rural. Dengan begitu, survei ini dapat mengetahui persoalan yang dihadapi terkait penetrasi internet di Indonesia.

Ke depan, APJII akan menggunakan big data miliknya agar dapat menyajikan penetrasi pengguna internet secara live.

"Sehingga tidak setahun sekali mengungkapkan pengguna internet, tapi bisa setiap waktu," sebut Henry.


[Gambas:Video 20detik] (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed