Karyawan Tak Pernah Nongol, WordPress Terpaksa Tutup Kantor

Karyawan Tak Pernah Nongol, WordPress Terpaksa Tutup Kantor

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 22 Jun 2017 12:59 WIB
Foto: Automattic
Jakarta - Automattic, pemilik layanan blogging WordPress.com, punya kantor bagus di sebuah kawasan di San Francisco, Amerika Serikat (AS). Sayangnya, kantor ini ditutup karena karyawannya lebih suka bekerja secara remote atau dari jarak jauh.

Kantor ini sangat menarik, dibangun dari bekas gudang yang dirancang sedemikian rupa. Atapnya tinggi, dengan pintu-pintu bekas gudang yang dimodifikasi.

Gedung yang berlokasi di 140 Hawthorne, San Francisco tersebut saat ini diiklankan sang CEO Matt Mullenweg untuk dijual. Mullenweg menyadari tidak cukup banyak karyawan yang menggunakannya.

"Kami punya kantor di sana yang dibangun sekitar enam atau tujuh tahun lalu. Kondisinya bagus, namun tidak ada yang menggunakan. Hanya lima orang yang rutin ke kantor dengan luas sekitar 1400 meter persegi tersebut," sebutnya seperti dikutip dari Quartz, Kamis (22/6/2017).

Selain kantor ini, Automattic juga punya gedung serupa di Cape Town, Afrika Selatan dan Portland, Maine. Automattic sendiri memang memberikan pilihan pada 550 karyawannya untuk bisa bekerja dari luar kantor. Setiap karyawan diberi insentif USD 250 per bulan jika mereka ingin bekerja di co-working space atau kedai kopi seperti Starbucks.

Foto: Kantor Mewah WordPress yang Dicuekin Karyawan

Budaya bekerja secara remote alias 'kerja gak mesti ke kantor' memang banyak diadopsi sejumlah perusahaan teknologi. Meski demikian, tak sedikit pula yang masih mengharuskan pergi ke kantor.

Yahoo misalnya, pada 2013 ketika Marissa Mayer menjabat sebagai CEO-nya, dikenal dengan salah satu kebijakannya yang mengharuskan ke kantor. "Untuk hasil terbaik, kita perlu bekerja berdampingan," kata Mayer sata itu.

Terbaru, IBM yang dikenal sebagai pelopor budaya remote working, belakangan justru memberitahukan ribuan karyawannya di Amerika Serikat untuk mulai datang ke kantor.

Tujuannya adalah untuk membuat tenaga kerja menjadi lebih gesit, dan sama seperti Yahoo yang ingin meningkatkan kreativitas karyawan dengan bertemu secara langsung.

Anda sendiri lebih suka mana? Bekerja remote atau datang ke kantor? (rns/fyk)