Kemenhub: Tak Ada Larangan Bawa Laptop ke Kabin Pesawat

Kemenhub: Tak Ada Larangan Bawa Laptop ke Kabin Pesawat

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 02 Apr 2017 13:48 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan, tidak ada larangan bagi penumpang untuk membawa barang elektronik seperti laptop atau ponsel ke kabin pesawat.

Hanya saja, dijelaskan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso, seperti dikutip detikINET dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Minggu (2/4/2017), penumpang harus melalui pemeriksaan yang lebih ketat, baik dengan X-Ray maupun secara manual.


"Barang-barang elektronik bisa dibawa di kabin pesawat. Namun demikian barang elektronik yang akan dibawa penumpang ke dalam pesawat terbang harus diperiksa dengan ketat. Pemeriksaan terhadap barang elektronik tersebut harus sudah dilakukan di dalam bandara sebelum penumpang naik ke dalam pesawat," jelasnya.

Agus menegaskan, keamanan penerbangan tak bisa dipisahkan dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu, pengamanan terhadap barang-barang yang berpotensi dapat menganggu keselamatan penerbangan harus diperketat, termasuk barang elektronik yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat.

Seperti diketahui, tindakan pengamanan yang lebih ketat sebelumnya sudah dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat, Kanada dan Inggris terhadap beberapa penerbangan maskapai tertentu dari bandara di negara tertentu di Timur Tengah dan Turki menuju bandara di Amerika Serikat, Kanada dan Inggris.

Pemerintah tiga negara ini melarang penumpang membawa laptop tablet dan barang elektronik lain yang ukurannya lebih besar dari ponsel ke kabin pesawat. Namun sampai saat ini, menurut Agus, Pemerintah Indonesia belum memiliki aturan mengenai larangan membawa laptop dan barang elektronik yang lebih besar dari telepon genggam (handphone) ke dalam kabin pesawat.

"Untuk saat ini barang-barang elektronik tersebut boleh dibawa ke kabin namun harus dikeluarkan dari tas dan diperiksa melalui mesin X-Ray," ujarnya.

Kemenhub: Tak Ada Larangan Bawa Laptop ke Kabin PesawatFoto: Setkab.go.id


Prosedur Pemeriksaan

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga menjelaskan prosedur pemeriksaan melalui akun Twitter @djpu151.

"Laptop dan barang elektronik lainnya dengan ukuran yang sama harus dikeluarkan dari tas atau bagasi dan diperiksa melalui mesin X-Ray," tulis akun tersebut.

Jika dalam pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray tersebut masih membuat ragu operator X-Ray, selanjutnya baru akan dilakukan pemeriksaan manual. Adapun pemeriksaan barang elektronik secara manual yang akan dilakukan petugas adalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Calon penumpang/pemilik barang harus menghidupkan perangkat elektronik tersebut.

2. Calon Penumpang/Pemilik barang elektronik akan diminta mengoperasikan perangkat elektronik tersebut.

3. Personel keamanan penerbangan akan mengawasi dan melihat hasil pemeriksaan dari perangkat tersebut.

"Jadi sekali lagi, tidak ada larangan membawa laptop atau perangkat elektronik ke kabin pesawat. Pemeriksaanya saja yang lebih diperketat," tegas Ditjen Pehubungan Udara di akun tersebut.

Secara terpisah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui akun twitter @kemenhub151 juga menegaskan, tidak adanya larangan membawa laptop atau ponsel ke kabin pesawat itu.

Yang benar adalah, mewajibkan setiap penumpang yang membawa laptop dan barang elektronik lainnya untuk mengeluarkan benda-benda tersebut dari tas dan diperiksa dengan X-Ray.

"Jangan kaget kalau di bandara nanti pemeriksaannya akan lebih ketat. Ini untuk keselamatan dan keamanan kita bersama," sebut Kemenhub.

Untuk itu, Kemenhub mengimbau masyarakat yang menggunakan jasa angkutan udara agar mengusahakan untuk tiba di bandara jauh lebih awal, karena kemungkinan pemeriksaan tersebut akan sedikit memakan waktu sehingga terjadi antrean.

"Jadi di sini tidak ada larangan membawa laptop atau barang elektronik lainnya ke kabin pesawat, hanya pemeriksaannya yang diperketat," tegas Kemenhub. (rns/rns)