BERITA TERBARU
Minggu, 19 Mar 2017 15:36 WIB

Balak! Milenial Pontianak Antusias Sambut 1.000 Startup Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
CEO Kibar Yansen Kamto (Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto) CEO Kibar Yansen Kamto (Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto)
Pontianak - Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital menyambangi Pontianak, Kalimantan Barat. Generasi mudanya menyambut dengan antusias, terbukti dengan membludaknya jumlah peserta di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Pantauan detikINET, Minggu (19/3/2017), kursi yang disediakan untuk menampung sekitar 200-an orang tak cukup menampung. Penasaran dan keinginan belajar yang besar membuat generasi milenial Pontianak memadati kegiatan Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. Alhasil para panitia mencoba mengatasinya dengan menambah jumlah kursi.

Tercatat ada 415 peserta yang mengikuti acara Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital yang digagas oleh Kibar Kreasi Indonesia. Angka tersebut dua kali lipat jika dibandingkan dengan ketika singgah di kota lainnya.

Chief Executive Officer Kibar Yansen Kamto pun mengaku tersanjung dan bangga menyaksikan antusiasme anak-anak muda Pontianak. Apalagi dia punya keterikatan kuat dengan ibu kota Kalimantan Barat tersebut. Pontianak adalah kota kelahiran Yansen.

"Pontianak, balak!" kata Yansen dengan ekspresi semangat kepada peserta yang memenuhi ruangan Balai Petitih. Ucapan ini dibalas riuh gemuruh tepuk tangan para peserta yang memadati ruangan. Balak adalah bahasa daerah Pontianak yang artinya sesuatu yang menakjubkan atau keren.

"Saya emosional di kota kelahiran. Senang melihat antusias kalian, inilah bukti Pontianak punya potensi. Potensi harus kembangkan, kalaugak nantinya jadi impotensi," ujar dia.

Yansen menantang anak-anak muda di sana memikirkan ide dan menawarkan solusi dari permasalahan di sekitar lewat sentuhan teknologi. Menurutnya, Indonesia jangan hanya menjadi pasar, tetapi harus ikut menjadi pemain dengan potensinya yang ada saat ini.

"Buka ponsel kalian. Seberapa banyak aplikasi anak bangsa ada disana? Hampir rata-rata bukan bikinan anak bangsa. Saatnya bikin startup, usaha, maju terus. Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang," ucap Yansen.

"Bukan semata karena Pontianak kampung saya, tapi karena saya yakin Pontianak punya potensi, anak mudanya hebat-hebat, komunitasnya aktif, kampus-kampus dan infrastruktur bagus, serta pemerintahnya progresif. Bagaimana itu terjadi kalau tanpa kalian," tutur Yansen.

Dalam roadshow Gerakan Nasional 1.000 Startup Nasional, Kibar menghadirkan Menkominfo Rudiantara, Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan, Staf Khusus Menteri Kominfo Lis Sutjati, dan Head of IT Development Jakarta Smart City Prasetyo Andy Wicaksono.

Selain itu ada juga pembicara ahli untuk urusan startup. Selain Yansen sendiri, ada juga CEO Kratoon Channel Andi Martin, Co-Founder Nebengers Andreas Aditya Swasti, CEO iGrow Andreas Senjaya, CEO Angkuts Muhammad Hafiz, Curator Ziliun.com Putri Izzati, Potion Master Lab Kinetic Wicak Hidayat, Google Developer Expert for Web Technologies Yohan Totting, dan Direktur Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi Bank Bukopin Adhi Brahmantya.
(rns/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed