Kamis, 18 Jun 2015 17:08 WIB

Puasa, Kominfo Berangus Seribu Situs Porno

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Azhar Hasyim. Azhar Hasyim.
Jakarta - Kementerian Kominfo tak mau membiarkan ada satu pun situs porno yang beredar dan bisa diakses di internet secara bebas selama bulan Ramadan ini.

Direktur e-Business Ditjen Aplikasi dan Informatika Azhar Hasyim bahkan mengungkapkan, Kementerian Kominfo telah mengambil tindakan nyata terhadap konten yang meresahkan di dunia maya.

"Sejak 6 April hingga 16 Juni 2015 kami sudah melakukan penapisan (filtering) terhadap 1.083 situs berbau pornografi, 20 situs investasi ilegal, dan 246 situs perjudian," ungkapnya kepada detikINET di Jakarta, Kamis (18/6/2015).

Kementerian Kominfo juga sudah meminta ke jejaring sosial Twitter menutup 898 akun dan 115 pages di Facebook yang berbau pornografi.

"Kami juga melakukan normalisasi 14 situs yang sempat diblokir," kata Azhar lebih lanjut.

Upaya pemberantasan konten ilegal ini juga telah disuarakan Azhar saat menemani Menkominfo Rudiantara dalam Forum Penangangan Situs Internet Bermuatan Negatif (FPSIB).

Dalam pertemuan itu, Kominfo mendesak kepada seluruh penyedia jasa internet (ISP) agar segera menutup rapat-rapat seluruh akses pornografi, khususnya di bulan suci Ramadan ini.

"Filtering harus lebih digiatkan, kalau bisa di bulan Ramadan ini tak ada ISP yang kebobolan oleh konten porno," tegas Rudiantara dalam pertemuan FPSIB.

Ditegaskannya, instansinya sangat serius melakukan filtering atau penapisan terhadap konten-konten yang meresahkan masyarakat dan meminta para ISP ikut mendukung penuh.

“Saya sedang berpikir membuat pembinaan berupa mengumumkan di situs Kominfo nama-nama ISP yang masih belum melakukan filtering. Ini agar menjadi sanksi moral nantinya,” pungkas menteri.

(rou/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed