Harga Ponsel Ikut Terkerek Kenaikan BBM?

Harga Ponsel Ikut Terkerek Kenaikan BBM?

- detikInet
Selasa, 18 Nov 2014 10:31 WIB
Ilustrasi (Ist.)
Jakarta -

Kenaikan harga BBM non subsidi diyakini bakal berdampak ke berbagai sektor. Termasuk terkait harga jual ponsel di pasaran.

Djatmiko Wardoyo, Marcomm Director Erajaya Group menjelaskan, kenaikan BBM tentu akan memicu kenaikan biaya operasional, misalnya logistik dan transportasi.

"Kami akan menghitung kira-kira berapa besar kenaikan ini terhadap total operational cost, dan dari sana akan diputuskan apakah akan ada penyesuaian terhadap harga jual device atau tidak," jelasnya kepada detikINET, Selasa (18/11/2014).

Erajaya merupakan salah satu distributor ponsel terbesar di Indonesia. Tentu saja dengan adanya kenaikan BBM ini biaya operasional perusahaan akan dihitung ulang.

"Nanti tim business developement kami (Erajaya) akan menghitung kira-kira dampaknya akan seberapa besar terhadap operasional secara keseluruhan. Setelah hasil itu keluar, baru akan diputuskan dampaknya ke harga jual. Tunggu sekitar 2-3 minggu lah," papar pria yang biasa disapa Koko itu.

Selaku distributor, Erajaya saat ini juga masih menunggu keputusan principal selaku pemegang brand menyikapi kenaikan BBM ini.

"Rp 2.000 itu terlihat memang tak signifikan, tapi yang diajak naik oleh Rp 2.000 itu banyak. Mulai dari biaya transportasi, distribusi dan lainnya. Jadi banyak yang harus diperhitungkan," lanjut Koko.

"Pemilik brand (principal) juga pasti akan berhitung ulang untuk penyesuaian di segala hal. Dan itu bakal jadi pertimbangan lagi oleh distributor saat menentukan harga jual," tandasnya.

(ash/tyo)