Kamis, 19 Nov 2009 11:44 WIB

Catatan Bahasa dan TI

Cache, Tepatkah Disebut Tembolok?

- detikInet
Jakarta - Catatan redaksi: Menerjemahkan istilah teknologi informasi ke dalam Bahasa Indonesia bukan hal mudah dan terkadang membingungkan. 'Catatan Bahasa dan TI' adalah kolom Ivan Lanin yang menampilkan pemikiran seputar hal tersebut. Simak catatan pertamanya berikut ini:

Cache

Dalam terminologi TI, cache adalah suatu simpanan salinan data sementara, tempat menyimpan nilai yang terbaru atau tersering diakses agar data tersebut dapat lebih cepat diambil. Jika suatu data telah tersimpan di cache, data dapat dibaca dari sana dan tidak perlu diambil langsung dari medium penyimpanan aslinya, yang biasanya lebih lambat kecepatannya.

Penggunaan kata ini dalam TI dimulai pada tahun 1967 sewaktu redaktur IBM Systems Journal, Lyle R. Johnson, mengusulkannya kata ini sebagai istilah yang lebih deskriptif daripada high-speed buffer untuk menjelaskan pengembangan memori komputer pada Model 85, varian dari keluarga produk IBM System/360. Jurnal yang mengandung istilah ini diterbitkan pada tahun 1968 dan sejak itu istilah cache digunakan secara luas dengan maknanya yang sekarang dalam literatur komputer.

Kata cache dalam bahasa Inggris berasal dari cacher dari bahasa Prancis yang berarti "menyembunyikan". Sebagai kata benda (nomina) maknanya adalah 1) tempat persembunyian, terutama untuk menyimpan suatu cadangan, atau 2) simpanan barang atau benda berharga di suatu tempat tersembunyi. Sebagai kata kerja (verba), to cache bermakna menempatkan ke dalam suatu cache. Turunannya adalah caches, caching, dan cached.

Kata ini diucapkan /kæʃ/ "kesh" dan merupakan homofon kata cash (homofon: kata yang sama pengucapannya, tapi berbeda cara penulisan dan maknanya).

Pedoman pembakuan istilah teknologi informasi memadankan kata ini dengan tembolok (kata benda) yang awalnya bermakna 1) kantong tempat makanan pada leher (burung, ayam, dsb), dan 2) perut (ragam kasar). Dalam bahasa Inggris sendiri, tembolok adalah craw atau crop.

Padanan ini kurang tepat karena meskipun mengandung makna penyimpanan sementara, kata tembolok mengandung konotasi dengan hewan. Kata ini pun sulit (atau aneh) untuk dibentuk menjadi turunannya: menembolokkan (to cache), ditembolokkan (cached), dan penembolokan (caching).

Singgahan (nomina) adalah kata yang diusulkan sebagai padanan cache yang lebih tepat dan nyaman. Kata ini berasal dari kata dasar singgah (verba) dan asalnya bermakna tempat berhenti (sementara) dan bersinonim dengan kata persinggahan. Bentukannya pun cukup nyaman: menyinggahkan (to cache), disinggahkan (cached), dan penyinggahan (caching).

* Penulis, Ivan Lanin, adalah wikipediawan di Wikipedia Bahasa Indonesia dan Executive Director Wikimedia Indonesia.


(wsh/wsh)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed