Teknologi Heat Map Lacak Orang yang Masih Bandel Keluyuran

Teknologi Heat Map Lacak Orang yang Masih Bandel Keluyuran

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 30 Mar 2020 07:01 WIB
social distancing
Ilustrasi social distancing. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Merebaknya virus corona yang kini sudah menjadi pandemi membuat pemerintah dan organisasi kesehatan di seluruh dunia meminta orang-orang agar sebisa mungkin diam di rumah. Namun nyatanya masih banyak yang bandel keluyuran.

Di Amerika Serikat (AS), sebuah teknologi pemetaan memperlihatkan pergerakan orang-orang yang masih berpergian selama terjadinya pandemi COVID-19 ini. Heat map ini dihasilkan oleh kolaborasi perusahaan teknologi Tectonix berdasarkan data lokasi telepon seluler yang dikumpulkan oleh perusahaan teknologi lainnya bernama X-Mode.

Dikutip dari Ubergizmo, X-Mode mengklaim bahwa data ini telah dianonimkan. Artinya, lokasi ponsel tidak tertaut dengan identitas pengguna, dan hanya untuk menunjukkan di mana orang-orang itu secara umum.


Tectonix kemudian mengambil data tersebut dan menampilkan dalam wujud heat map. Secara khusus, heat map ini mendeteksi orang-orang yang bergerak di jarak antara 4-16 km per jam. Ini menunjukkan orang-orang tersebut bergerak menggunakan sepeda atau skuter.

Meskipun mengkhawatirkan melihat masih banyak orang yang masih berkeliaran dan tidak tahu bahayanya virus ini, paling tidak teknologi semacam ini bisa membantu pihak berwenang bisa menelusuri bagaimana penularan terjadi.

Cara ini dilakukan di sejumlah negara di Uni Eropa. Pihak berwenang di sana bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk memanfaatkan data lokasi guna melacak penyebaran virus. Upaya ini juga membantu melacak kontak dan menghubungi mereka yang terinfeksi sebelum mereka menyebarkannya ke lebih banyak orang.

Itulah sebabnya, sebisa mungkin diam di rumah dan jaga jarak dulu akan sangat membantu di tengah kondisi pandemi. Ini karena dengan kita mengisolasi diri, artinya berkontribusi menekan angka penyebaran.



Simak Video "Naik 687 Kasus, Kasus Covid-19 di RI Jadi 25.216"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)