BERITA TERBARU
Rabu, 17 Mei 2017 17:37 WIB

Curhat Lucu Netizen Bicara #GerbongKRLWanita

Yudhianto - detikInet
Foto: detikcom Foto: detikcom
Jakarta - Banyak cerita terjadi di atas kereta Commuter Line, salah satunya adalah di gerbong khusus wanita yang malah disebut lebih barbar oleh sejumlah netizen.

Kereta Commuter Line atau yang lebih sering disebut KRL memang menjadi salah satu transportasi favorit warga Jabodetabek. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 1 juta orang memanfaatkan moda transportasi ini untuk pulang-pergi bekerja atau kuliah.

Dengan jumlah sebesar itu banyak cerita pun terjadi seiring perjalanan KRL, mulai dari berebut masuk gerbong atau bahkan mengalami hal-hal menggelikan sepanjang perjalanan, seperti berdiri satu kaki atau yang lainnya.

Saksikan video 20detik tentang keganasan Gerbong KRL Wanita di sini:



Namun kalau mengacu pada ungkapan beberapa netizen, pertarungan sebenarnya bisa jadi berada di gebong khusus wanita. PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku operator KRL memang menyiapkan gerbong khusus untuk menampung kaum wanita, demi menghindari kejadian tak senonoh.

Tapi jangan remehkan kaum hawa, karena gerbong wanita malah disebut lebih 'mematikan'. Contohnya kata pengguna Twitter @markleenoona__, Ia mengaku pernah mengalami kancing kemeja yang digunakannya terlepas lantaran ditarik ibu-ibu 'super'.

"Kancing kemeja bagian bawah sampai lepas gara-gara ujung kemeja kanan kiri ketarik ibu-ibu berkekuatan super," cuit @markleenoona__.

Sementara kata pengguna Twitter @pradithaNatalia, gerbong wanita kerap dipenuhi meninggalkan sandal-sandal yang putus dan tertinggal diselingi teriakan-teriakan semacam 'keputus-asaan'

"Nasi uduk berantakan di dalam tas, sandal putus, banyak teriakan Astagfirullah,jangan dorong dong,sabar dong," kicau @pradithaNatalia.

"Waktu naek KRL gerbong wanita karena ramai rebutan masuk, sendal jadi lepas dan ketinggalan di luar, akhirnya nyeker sebelah," tulis pengguna Twitter lain bernama @songeunjin08.

Selain itu ada juga yang berbagi pengalaman dimaki-maki oleh pengguna KRL wanita lain, lantaran dianggap tak memberi jalan. Padahal kondisi gerbong belum berhenti pas di peron, sehingga dapat mengakibatkan penumpang yang berdiri di dekat pintu bisa terjatuh.

"Berdiri pas di pintu penuh. Kereta berhenti tidak dapat peron,aku tahan karena tinggi kan. Didorong-dorong ibu2 ngamuk Jerit2 dan dimaki-maki," kata @adell_sari.

Begitu banyak curhat soal gerbong KRL wanita. Bagaimana kisah Anda?

(yud/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed