Jumat, 21 Apr 2017 17:32 WIB

Kartini Masa Kini

Dicari Srikandi di Industri Telekomunikasi

Adi Fida Rahman - detikInet
Dian Siswarini. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Dian Siswarini. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Industri telekomunikasi di Tanah Air sepertinya masih didominasi kaum pria. Sebab jumlah perempuan masih minim.

"Masih sedikit, kurang banyak. Karena banyak orang yang mengira ini dunia laki-laki," kata Dian Siswarini, CEO XL Axiata saat ditemui usai berbicara di acara Kartini Masa Kini yang digelar detikcom di Rumah Maroko, Jakarta, Kamis malam (20/4/2017).

Ia mengakui beberapa tahun lalu industri telekomunikasi masih belum ramah untuk para perempuan. Sebab teknologi belum secanggih sekarang, sehingga perlu kesiapan fisik. Tapi kondisi saat ini sangat berbeda.

"Waktu zaman saya masuk jadi engineer itu karena peralatan simulasi masih kurang bagus. Jadi saya harus naik tower. Tapi kalo sekarang nggak. Karena teknologi sudah hebat, simulasi bisa dilakukan depan komputer," ungkap Dian.

Kendati demikian, Dian masih melihat pandangan dunia telekomunikasi hanya untuk laki-laki masih cukup kuat di masyarakat. Ini bisa dilihat dari jumlah perempuan yang menimba ilmu di jurusan teknik elektro.

Saat dirinya masih kuliah di ITB awal tahun 90-an, komposisi perempuan hanya 5%. Dua dekade berselang hanya naik menjadi 10% saja. Dari jumlah tersebut tidak semua memilih untuk berkarier di industri telekomunikasi.

"Ketika lulus banyak yang kerja di bidang lain," katanya.

Makin minim jumlah Srikandi di Industri Telekomunikasi lantaran beberapa yang sudah bekerja akhirnya memutuskan untuk berhenti setelah menikah.

Menurut Dian Siswarini, untuk menghilangkan stereotipe bahwa dunia telekomunikasi milik pria kuncinya di edukasi. Dengan begitu banyak orang akan terbuka pandangannya bahwa industri ini untuk semua.

Pihak XL sendiri, kata Dian, sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat perempuan berkecimpung di telekomunikasi. Mereka menyambangi sekolah dan kampus untuk mengedukasi bahwa dunia telekomunikasi bisa dimasuki laki-laki maupun perempuan.

"Dengan edukasi kita dapat encourage mereka untuk masuk ke industri ini," tutup perempuan berkacamata itu. (afr/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed