×
Ad

Sikat Gigi AI Dyson CameraJet Ditarik dari Pasaran: Ada Kebocoran Air

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 02 Okt 2026 16:37 WIB
Foto: Dok. Dyson
Jakarta -

Dyson memberikan penjelasan resmi terkait ditariknya sikat gigi pintar berbasis kecerdasan buatan (AI), CameraJet, dari pasaran tak lama setelah dirilis.

Perusahaan teknologi asal Inggris tersebut mengonfirmasi bahwa masalah kebocoran air pada komponen internal menjadi pemicu utama perangkat seharga USD 499 (sekitar Rp 7,7 jutaan) tersebut mengalami kerusakan dan berhenti berfungsi seketika.

Sikat gigi canggih CameraJet dibekali kamera terintegrasi serta fitur semprotan pembersih khusus untuk membersihkan plak gigi layaknya fungsi dental floss. Namun, tak lama setelah resmi dijual pada 1 September lalu, banyak pengguna di media sosial mengeluhkan perangkat mereka mati total hanya dalam hitungan detik hingga beberapa menit pemakaian awal.

Insiden tersebut memicu langkah penarikan produk secara diam-diam:

  • Kerusakan Tabung Jet Internal: Cacat pada proses manufaktur satu batch produksi tabung jet menyebabkan air dari dalam perangkat merembes keluar dan mengenai sirkuit elektronik internal.
  • Penarikan dari Ritel Besar: Dyson mengisolasi seluruh inventaris yang terdampak, menyebabkan stok CameraJet mendadak hilang dari toko resmi maupun peritel besar seperti Best Buy.
  • Keluhan Layanan Pelanggan: Sejumlah konsumen mengeluhkan respons layanan purna jual Dyson yang dinilai lambat dalam memproses pengembalian dana serta sempat sebatas menawarkan penggantian baterai untuk masalah kebocoran tersebut.

Dyson Permasalahkan Cacat Produksi dan Minta Maaf

Menanggapi gelombang kekecewaan pembeli, juru bicara Dyson menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengonfirmasi bahwa perbaikan lini produksi telah dilakukan.

"Satu batch produksi tabung jet mengalami masalah proses, menciptakan potensi kebocoran air yang memengaruhi kinerja sebagian kecil produk. Kami meminta maaf karena telah mengecewakan pelanggan setia kami dan kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung mereka," ungkap juru bicara Dyson.

Dyson menegaskan bahwa saat ini pabrik manufaktur CameraJet telah kembali beroperasi secara penuh dan mulai mengirimkan unit sikat gigi yang sudah diperbaiki ke para mitra ritel global.

Eksperimen Kategori Baru Berbasis Riset 6 Tahun

Perangkat sikat gigi pintar CameraJet merupakan hasil riset dan pengembangan Dyson selama enam tahun. Sektor perawatan kesehatan mulut ini diproyeksikan menjadi pilar pertumbuhan baru Dyson untuk memperluas portofolio bisnisnya di luar lini penyedot debu, pengering rambut Supersonic, dan kipas angin HushJet Mini Cool, demikian dikutip detikINET dari Bloomberg, Jumat (2/10/2026).



Simak Video "NGOPI x Telkomsel 5G : Powered by AI: Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa"

(asj/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork