Vivo meluncurkan sistem operasi OriginOS 7 yang bikin perangkat Vivo semakin adaptif dengan AI. Tidak hanya itu, ada konektivitas lintas ekosistem dengan perangkat Apple.
Vivo Overseas OS Product Planning Director, Collin Cheung menjelaskan teknologi baru yaitu sistem operasi OriginOS 7. OS terbaru ini menawarkan peningkatan performa, agen AI Jovi dan konektivitas dengan perangkat Apple.
Ada banyak fitur menarik untuk layar depan seperti interaksi mulus scroll dan swipe, Wiggle Theme yang bisa bergoyang-goyang, Glint Theme yang berkilau, Stick It untuk bikin stiker dan Pet Pals untuk layar depan bertema hewan peliharaan.
"Layarmu adalah canvasmu untuk berkreasi dengan bebas," kata Cheung dalam sesi Blue Talk dengan media internasional termasuk detikINET di Shanghai, China, Selasa (22/9/2026).
Bukan cuma seru-seruan, Vivo memikirkan bahwa OriginOS 7 adalah OS yang mendukung produktivitas. Ada Origin Workbench dimana pengguna bisa melakukan multitasking 5 aplikasi dalam 1 ruang kerja. OriginOS 7 pun diklaim dirancang tetap mulus selama 6 tahun ke depan. Selanjutnya, tentu saja inovasi AI.
"Di era AI ini kita belajar bahwa banyak pengguna susah mengurus dokumen, jadi kita coba bikin AI personal yang baru," kata Cheung.
Vivo pun memperkenalkan Jovi sebagai asisten AI di dalam perangkat. Jovi akan melakukan banyak tugas untuk membantu pengguna seperti mengambil dokumen, merangkum data dan mengirim hasilnya ke perangkat Vivo dengan OriginOS 7.
Fungsi AI lain di OriginOS 7 adalah AI Recorder, Smart Call Assistant untuk menahan telepon spam, AI Search, AI Reader Mode dan Snap Note untuk memotret tulisan seperti di papan tulis dan langsung jadi file note di HP.
Yang terakhir dan juga penting adalah OriginOS 7 memperluas konektivitas lintas ekosistem melalui Office Kit 2.0. Cheung mengatakan perangkat Vivo dengan OriginOS 7 bisa terhubung dengan Apple Watch, iPad, AirPod serta mengakses iCloud.
"Target kita adalah mengatasi penghalang di antara ekosistem, oleh karena itu hadirlah Office Kit 2.0," pungkas Cheung.
Simak Video "Pesan Jenderal Hoegeng Iman Santoso, yang Dihadirkan Melalui Teknologi A.I"
(fay/fyk)