×
Ad

Kenapa Samsung Pilih On-Device AI di Galaxy S26? Ini Alasannya

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 10 Mar 2026 15:10 WIB
Kenapa Samsung Pilih On-Device AI di Galaxy S26? Ini Alasannya Foto: Anggoro Suryo Jati/detikINET
Jakarta -

Di tengah kekhawatiran banyak pengguna Indonesia soal privasi data dan konektivitas internet yang sering tidak stabil di berbagai daerah, Samsung menghadirkan solusi konkret melalui Galaxy S26 Series. Perangkat ini mengandalkan pemrosesan on-device AI secara masif, sehingga fitur kecerdasan buatan berjalan langsung di smartphone tanpa bergantung penuh pada cloud.

Pendekatan ini dipilih untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih cepat, aman, dan tetap andal dalam berbagai kondisi jaringan. Menurut Harry Lee, President of Samsung Electronics Indonesia, on-device AI menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan ponsel AI generasi terbaru Samsung.

"On-device AI di Galaxy S26 Series mengusung pemrosesan AI langsung di smartphone tanpa sepenuhnya bergantung pada cloud. Pendekatan ini memungkinkan respons yang lebih cepat secara real-time serta kinerja yang andal di area dengan konektivitas jaringan yang tidak selalu stabil, yang masih bisa ditemui di beberapa wilayah di Indonesia," kata Harry Lee ke detikINET.

Keunggulan ini sangat relevan di Indonesia, di mana sinyal 4G maupun 5G belum merata di daerah pedesaan, pulau terpencil, atau saat bepergian ke wilayah dengan infrastruktur terbatas. Pengguna tetap bisa menikmati fitur AI canggih seperti Now Nudge (pengatur jadwal otomatis), Photo Assist (penyempurnaan gambar instan), atau asisten multimodal tanpa lag atau gangguan koneksi.

Selain kecepatan dan keandalan, on-device AI juga menjadi andalan utama dari sisi privasi. Data sensitif seperti foto pribadi, catatan harian, transkrip percakapan, atau preferensi pengguna diproses langsung di perangkat, sehingga tidak perlu dikirim ke server eksternal.

"Dari sisi privasi, on-device AI sejalan dengan prinsip privacy-first yang diterapkan Samsung. Perangkat Galaxy juga dilindungi oleh sistem keamanan berlapis Samsung Knox yang menjaga informasi sensitif dari akses tidak sah. Dengan demikian, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi," tegas Harry Lee.

Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia Foto: Samsung Indonesia

Contoh Nyata Manfaat On-Device AI Sehari-hari

Di kehidupan sehari-hari, manfaat on-device AI Galaxy S26 Series terasa sangat nyata, terutama bagi pengguna di Indonesia yang sering menghadapi tantangan konektivitas. Misalnya, saat berada di luar negeri, fitur seperti Live Translate tetap berfungsi lancar untuk menerjemahkan percakapan secara real-time tanpa perlu koneksi data, sehingga komunikasi dengan warga lokal atau mitra bisnis tetap mengalir tanpa hambatan.

Begitu pula saat mengedit foto keluarga atau momen pribadi, pengguna bisa memanfaatkan Photo Assist untuk menyempurnakan gambar secara instan-semua proses berjalan langsung di perangkat tanpa mengirim data sensitif ke cloud, sehingga privasi tetap terjaga meski berada di tempat umum.

Personalisasi AI juga bekerja tanpa risiko, di mana sistem secara otomatis mengingatkan jadwal sholat, meeting penting, atau waktu olahraga berdasarkan rutinitas harian yang dipelajari dari pola pengguna, tanpa pernah meninggalkan data dari smartphone.

Fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Foto: Adi FR/detikINET

Bahkan untuk tugas yang lebih kompleks seperti merangkum catatan panjang, mengelola daftar belanja otomatis, atau menyusun balasan pesan dengan cepat, semuanya selesai dalam hitungan detik tanpa buffering atau ketergantungan pada jaringan.

Harry Lee menegaskan semua pendekatan tersebut membuat Galaxy AI menjadi "teman setia" yang menghemat waktu tanpa mengorbankan keamanan.

"Dengan menangani interaksi digital yang kompleks di balik layar, Galaxy AI menjadi teman setia pengguna yang menghemat waktu pengguna di berbagai aktivitas," ujarnya.

Dengan Galaxy S26 Series yang telah diluncurkan secara global pada Februari 2026 dan kini mulai tersedia di berbagai pasar termasuk Indonesia, Samsung membuktikan bahwa ponsel AI masa depan tidak hanya pintar, tapi juga aman dan andal-terutama untuk kondisi unik seperti di Indonesia.



Simak Video "Video: Beredar Nama dan Harga HP Lipat Tiga Samsung!"

(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork