Dua ponsel anyar Samsung terendus bakal segera masuk Indonesia. Perangkat yang dimaksud adalah Galaxy A37 dan Galaxy A57, keduanya terpantau mejeng di situs Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Samsung Indonesia mendaftarkan dua perangkat berkode SM-A376B dan SM-A576B. Pantauan detikINET, SM-A376B adalah Galaxy A37, sementara SM-A576B merupakan Galaxy A57.
Kedua perangkat tersebut tercatat mengantongi nilai TKDN sebesar 39,60%, melampaui ambang batas minimum 35% yang diwajibkan agar bisa dipasarkan secara resmi di Indonesia. Selain itu, Galaxy A57 dan A37 mengusung koneksi 5G.
Lolosnya sertifikasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Samsung tengah bersiap menghadirkan Galaxy A37 dan A57 ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Meski pun kedua HP ini harus lebih dulu mendapatkan restu dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) lewat uji Postel.
Prediksi Jadwal Rilis
Jika melihat pola peluncuran seri Galaxy A sebelumnya, Samsung biasanya merilis lini menengahnya pada kuartal pertama. Sebagai perbandingan, Galaxy A56 meluncur pada Maret 2025.
Mengacu pada bocoran global, Galaxy A37 dan Galaxy A57 diprediksi debut internasional pada Februari 2026. Indonesia umumnya mengikuti tak lama setelah peluncuran global, sehingga kemungkinan besar keduanya hadir di Tanah Air antara Februari hingga Maret 2026.
Selain TKDN, kedua model ini juga telah mengantongi sejumlah sertifikasi internasional seperti TÜV (untuk pengisian daya), TENAA dan GCF menguatkan indikasi bahwa peluncuran tinggal menunggu waktu.
Bocoran Spesifikasi
Samsung Galaxy A57 disebut akan membawa layar Super AMOLED 6,7 inch dengan refresh rate hingga 120Hz yang menjanjikan tampilan mulus untuk scrolling maupun gaming. Dari sisi performa, ponsel ini dirumorkan ditenagai chipset Exynos 1680 yang merupakan peningkatan dari generasi sebelumnya, dipadukan dengan baterai 5.000 mAh dan dukungan fast charging 45W.
Untuk fotografi, Galaxy A57 diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP dengan sensor lebih besar agar hasil foto low-light lebih optimal. Fitur pendukung seperti desain Key Island, sertifikasi IP67 tahan air dan debu, Android 16 berbasis One UI terbaru, serta komitmen update software hingga beberapa tahun ke depan menjadi nilai jual tambahan di kelas menengah premium.
Sementara itu, Galaxy A37 diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau namun tetap kompetitif. Ponsel ini dikabarkan hadir dengan layar Super AMOLED 6,6 hingga 6,7 inch beresolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz. Untuk dapur pacu, bocoran menyebut penggunaan Exynos 1480 atau varian Snapdragon seri Gen tertentu tergantung pasar. Kapasitas baterainya tetap di angka 5.000 mAh dengan dukungan fast charging 45W, selaras dengan sang kakak.
Kamera utama 50 MP juga dipertahankan, disertai fitur seperti NFC, dukungan eSIM, bodi ramping sekitar 6,9 mm, serta janji pembaruan Android jangka panjang yang menjadi ciri khas lini Galaxy A terbaru.
Simak Video "Video: Saran Pengamat Ekonomi Untuk Pemerintah soal Kelonggaran TKDN"
(afr/afr)