Nubia Indonesia menorehkan kinerja gemilang sepanjang 2025. Brand smartphone asal China yang berada di bawah naungan ZTE Corporation ini mencatatkan pertumbuhan bisnis hingga 158% dibandingkan tahun 2024.
Lonjakan tersebut dipicu oleh tingginya permintaan pasar, strategi distribusi agresif, serta performa penjualan Nubia Neo 3 Series yang melejit. Pencapaian itu disampaikan langsung oleh Maya Arneldi, PR & Brand Manager Nubia Indonesia.
ZTE Dorong Inovasi Nubia
Maya menjelaskan, kesuksesan Nubia di Indonesia tidak terlepas dari kekuatan global ZTE Corporation. Saat ini ZTE beroperasi di lebih dari 160 negara dan wilayah serta menjangkau lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia.
ZTE juga berhasil mempertahankan posisi nomor satu global selama lima tahun berturut-turut untuk kategori 5G MWA dan Mobile Broadband. Sementara itu, lini gaming RedMagic konsisten menjadi brand smartphone gaming nomor satu di dunia.
"Inovasi adalah inti dari pertumbuhan kami. ZTE memiliki lebih dari 33.000 karyawan, dengan hampir setengahnya di bidang R&D," ujar Maya saat acara media gathering di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
ZTE mengalokasikan dana 17,81 miliar RMB atau sekitar 18% dari total pendapatan untuk riset dan pengembangan. Saat ini, ZTE telah memiliki lebih dari 93.000 paten global, termasuk 5.500 paten teknologi AI.
Fondasi teknologi tersebut menjadi tulang punggung Nubia dalam menghadirkan smartphone yang kompetitif, terutama di segmen gaming yang terus berkembang pesat di Indonesia.
Simak Video "detikInet Hura-Hura"
(afr/fay)