Bos Apple Ngaku Investasi di Koin Kripto

Bos Apple Ngaku Investasi di Koin Kripto

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 10 Nov 2021 12:57 WIB
Tim Cook Macbook Air
CEO Apple Tim Cook. Foto: Getty Images
Jakarta -

CEO Apple Tim Cook mengakui kalau ia menginvestasikan sebagian uang pribadinya dalam bentuk mata uang kripto.

Hal tersebut diungkapnya dalam sebuah diskusi di konferensi Dealbook yang digelar New York Times. Menurutnya investasi di kripto itu dilakukan untuk mendiversifikasi portfolionya.

"Saya pikir ini cukup beralasan untuk memilikinya sebagai bagian dari diversifikasi portfolio," pungkas Cook.

Namun kemudian ia langsung melanjutkan pernyataannya itu. "Saya tak memberikan saran investasi ke siapa pun," jelasnya. Cook juga tak mengungkap koin kripto apa yang dibelinya untuk berinvestasi.

Namun yang jelas ia mengaku sudah tertarik sejak lama terhadap koin kripto, dan sudah melakukan riset sebelum berinvestasi. Perlu diingat, ketertarikannya terhadap koin kripto ini adalah pilihan pribadinya.

Sementara untuk Apple, ia jelas lebih berhati-hati dan dengan tegas menyebut tak akan menginvestasikan kekayaan Apple dalam bentuk koin kripto. Ia pun mengaku kalau Apple tak berencana mengizinkan pembelian produk Apple menggunakan koin kripto dalam waktu dekat.

Meski begitu ia juga menyebut ada hal lain terkait koin kripto yang tengah dijajaki oleh Apple. Namun tentunya ia tak membeberkan rencananya itu secara gamblang.

Dalam diskusi berdurasi 30 menit itu, Cook menjawab banyak pertanyaan dari berbagai topik. Termasuk soal sideload aplikasi di ponsel, yang sampai saat ini tidak bisa dilakukan secara legal di iOS karena masalah keamanan.

"Jika anda mau sideload, anda bisa beli ponsel Android. Anda bisa memilih itu ketika datang ke toko. Jika hal itu penting untuk anda, maka anda seharusnya membeli ponsel Android," jelas Cook.

Cook menganalogikan sideload aplikasi ini seperti perusahaan pembuat mobil yang menjual mobil tanpa airbag ataupun sabuk pengaman.

"Risikonya terlalu tinggi untuk melakukan itu. Ini bukan iPhone jika tidak memaksimalkan keamanan dan privasi," jelasnya.



Simak Video "AS Terbitkan 2 Aplikasi Paten Baru Apple, Mau Bikin Drone?"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)