5 Alasan Type-C Lebih Unggul dari Konektor iPhone

5 Alasan Type-C Lebih Unggul dari Konektor iPhone

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 24 Sep 2021 16:46 WIB
Peyton, Colorado, USA  - March 22, 2018: An iPhone 6s Plus plugged in to a charging cable rests on a clean washcloth next to the faucet on the side of a bathtub.
5 Alasan Type-C Lebih Unggul dari Konektor iPhone (Foto: Getty Images/iStock)
Jakarta -

Regulasi Uni Eropa terbaru mengharuskan semua HP memakai kabel USB Type-C termasuk iPhone. Memang, Type-C lebih banyak keunggulannya ketimbang konektor iPhone yang terbilang jadul.

USB-C adalah standar umum untuk mengisi daya dan mentransfer data. Saat ini, Apple telah menyertakan satu port USB-C di Apple MacBook 12-inch, port USB-C hibrida di MacBook Pro, dan iMac Pro. Apple mengubah konektor pada semua perangkat komputer yang baru dirilis, tetapi tidak pada iPhone dan iPad. Apple saat ini menggunakan konektor Lightning miliknya sendiri alih-alih port USB-C standar industri.

Berikut ini perbandingan USB-C vs Lightning dikutip detikINET dari Tronsmart, Jumat (24/9/2021).

1. Pengisian Daya: 12W vs 100W

Baik Lightning dan USB-C mampu menghantarkan daya pada berbagai watt. Meskipun Apple tidak mengungkapkan spesifikasi ini secara publik, spesifikasi tersebut tersedia untuk produsen pihak ketiga. Diperkirakan, adaptor Lightning dapat menangani daya hingga 12W, seperti yang disediakan oleh pengisi daya iPad.

USB-C dikenal menangani hingga 100 watt, kecepatan pengisian 20V/5A dengan teknologi Power Delivery USB. Ini sangat cocok untuk laptop yang biasanya membutuhkan hingga sekitar 60 watt. Selain itu, ini dua arah, sehingga perangkat dapat mengirim atau menerima daya.

2. Reversibel: One End vs Double End

Perbedaan paling jelas antara port USB-C dan Lightning adalah bahwa port Lightning lebih kecil, yang memberikan keuntungan bagi Apple untuk membuat perangkat yang lebih ramping. Kedua port ini dapat dibalik, tetapi kabel USB-C ke USB-C dapat dicolokkan melalui ujung ganda.


3. Transmisi Data: 480 Mbps vs 10 Gbps

Kecepatan transmisi data lebih bergantung pada standar USB untuk Lightning dan USB-C. Perangkat Lightning mentransfer data pada kecepatan USB 2.0, yaitu 480 Mbps sedangkan USB-C dapat mentransfer data pada kecepatan USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1), 5 Gbps.

Pada USB 3.1 generasi ke-2, USB-C secara teoritis memiliki dua kali kecepatan dari USB 3.0 yakni berarti mencapai 10 Gbps. Itu berarti, lebih sedikit waktu yang digunakan untuk mentransfer data.

4. Dukungan port yang Luas

USB-C mendukung sinyal video dan aliran daya secara bersamaan. Ini berarti pengguna dapat menyambungkan dan memberi daya pada perangkat DisplayPort, MHL, atau HDMI -- hampir ke semua hal lain ketika pengguna memiliki adaptor dan kabel yang tepat.

Spesifikasi USB-C bahkan mencakup transmisi audio, tetapi sejauh ini belum menggantikan jack headphone 3.5mm di komputer. Ini mungkin berubah dalam beberapa tahun ke depan.

5. Pengiriman Daya USB

Pengiriman Daya USB atau USB PD adalah teknologi pengisian daya generasi berikutnya yang memasok output hingga 100W. Ini menggunakan konektor dan kabel USB Type-C untuk memberikan peningkatan tingkat daya untuk mengoperasikan perangkat yang lebih besar seperti ponsel, tablet, dan laptop.



Simak Video "Perangkat Elektronik Daya Kabel Wajib Gunakan USB-C"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)