Mengulik Wear OS Baru yang Dipakai di Galaxy Watch 4 Series

Mengulik Wear OS Baru yang Dipakai di Galaxy Watch 4 Series

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 20 Agu 2021 21:10 WIB
Samsung Galaxy Watch 4
Mengulik Wear OS Baru yang Dipakai di Galaxy Watch 4 Series Foto: dok Samsung
Jakarta -

Samsung meluncurkan Galaxy Watch 4 series di event Galaxy Unpacked bersama dengan Galaxy Z Fold 3 dan Galaxy Z Flip 3. Ini adalah jam tangan pintar pertama yang menggunakan sistem operasi Wear OS baru hasil kolaborasi Samsung dan Google.

Product Marketing Manager, Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia Taufiq Furqan mengatakan digunakannya Wear OS di Galaxy Watch 4 series menghadirkan banyak keuntungan bagi pengguna.

"Dengan menggunakan Wear OS yang powered by Samsung ini, Galaxy Watch 4 series lebih mudah digunakan dan lebih seamless, ketika menggunakan aplikasi jadi lebih smooth," kata Taufiq dalam acara Samsung Galaxy Watch4 Series Online Q&A, Jumat (20/8/2021).

Berkat kolaborasi Samsung dan Google, Galaxy Watch 4 series bisa menjalankan aplikasi Google dengan lebih nyaman. Misalnya Google Maps, di mana pengguna bisa mengatur dan mengikuti navigasi langsung dari jam tangan dan bisa langsung menampilkannya di layar ponsel.

Wear OS di Galaxy Watch 4 series juga menawarkan koneksi yang seamless antara jam tangan dan ponsel berkat fitur Auto Installation. Misalnya saat pengguna sudah mengintal sebuah aplikasi di ponsel, jika aplikasi itu juga tersedia untuk Galaxy Watch 4 series maka akan langsung terpasang secara otomatis.

"Jadi nggak perlu satu-satu, smartphone-nya perlu diinstal terus smartwatch-nya harus instal lagi. Jadi nggak perlu karena sudah ada auto installation," jelas Taufiq.

Pengaturan yang ada di ponsel dan jam tangan pintar juga akan langsung tersinkronisasi. Begitu juga dengan pengaturan media player, misalnya jika audio di ponsel menggunakan Dolby Atmos maka pengaturan itu akan tersinkronisasi dengan jam tangan.

Taufiq mengatakan Wear OS hanya akan digunakan oleh Galaxy Watch 4 series ke atas. Untuk Galaxy Watch 3 series ke bawah tidak akan mendapatkan upgrade untuk Wear OS dan masih tetap menggunakan sistem operasi Tizen.

Tapi ia memastikan Samsung tetap akan memberikan dukungan software untuk varian Galaxy Watch yang masih menggunakan sistem operasi Tizen, jadi pengguna tidak perlu khawatir kehilangan dukungan dari Samsung.

"Jadi untuk pengguna yang sekarang sudah menggunakan Galaxy Watch series dengan sistem operasi Tizen itu kita akan tetap support software-nya sampai nanti kita akan update lagi masa waktunya," ucap Taufiq.

"Jadi nggak usah khawatir pakai saja terus smartwatch-nya. Tapi kalau ingin fitur yang lebih baik langsung saja upgrade ke Galaxy Watch 4 series," pungkasnya.

Galaxy Watch 4 series sendiri hadir dalam dua varian yaitu varian reguler dan Classic dengan dua pilihan ukuran. Untuk varian Galaxy Watch 4 Classic 46 mm, Samsung juga memboyong varian yang mendukung LTE sehingga bisa digunakan tanpa terhubung dengan ponsel.

Selain sistem operasi baru, jam tangan pintar ini juga membawa banyak peningkatan di fitur kesehatan seperti pengukuran body composition, elektrokardiogram (ECG) yang lebih cepat, dan pendeteksi ngorok.



Simak Video "Samsung: Kontribusi Ponsel 5G di Indonesia Sudah Capai 16%"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)