Google Mau Bikin Pesaing Jaringan 'Find My' Milik Apple

Google Mau Bikin Pesaing Jaringan 'Find My' Milik Apple

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 20 Jun 2021 12:16 WIB
AirTag
Foto: dok Apple
Jakarta -

Ada satu fitur Apple yang saat ini belum ada di Android, yaitu jaringan 'Find My' yang menyulap perangkat Apple menjadi pemancar sinyal untuk mencari perangkat yang hilang.

Nah, Google bakal menghadirkan fitur sejenis itu di Android, yang diketahui dari analisis 9to5Google, yang menemukan adanya tombol untuk mengaktifkan fitur tersebut di Google Play Services versi beta.

Tak cuma itu, ada juga deretan kota yang menunjukkan kemampuan HP untuk mendeteksi lokasi perangkat lainnya, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (19/6/2021).

Sejauh ini, sistem pencari perangkat lain yang dimiliki oleh Android adalah Find My Device, yang hanya bisa dipakai untuk mencari perangkat lain yang kondisinya menyala, terhubung ke internet baik menggunakan seluler maupun WiFi, dan GPS-nya dalam keadaan aktif.

Sementara fitur 'Find My' yang dimiliki Apple tak membutuhkan itu, bahkan juga bisa dipakai mencari lokasi secara akurat menggunakan ultrawide band (UWB). Belum diketahui sistem seperti apa yang nantinya bakal dipakai oleh Google.

Sebenarnya, sistem pencarian lokasi ini tak cuma dimiliki oleh Apple. Samsung pun punya fitur bernama 'Galaxy Find' yang cara kerjanya relatif sama. Jika Google mau menerapkan sistem sejenis, maka cakupan pencariannya pun bakal sangat luas mengingat Android adalah sistem operasi HP yang paling populer di dunia saat ini.

Selain itu Google pun saat ini sudah mengaktifkan fitur yang memanfaatkan jumlah pengguna Android yang sangat besar. Yaitu fitur pendeteksi gempa bumi, yang memanfaatkan sensor di HP untuk mendeteksi gempa bumi.

Android Earthquake Alert System, begitu Google menamai fitur baru ini, mengubah ponsel menjadi sebuah seismograf mini dan disebut bisa berfungsi di seluruh dunia. Google mengklaim ini adalah jaringan pendeteksi gempa terbesar di dunia.

"Semua ponsel dilengkapi accelerometer kecil yang bisa mendeteksi sinyal getaran yang mengindikasikan gempa mungkin sedang terjadi. Jika ponsel mendeteksi sesuatu yang mungkin dianggap gempa, maka ponsel akan mengirimkan data ke server pendeteksi gempa kami, lengkap dengan lokasinya," tulis March Stogaitis, Principal Software Engineer di Google dalam postingan blog resminya.

Sistem pendeteksi gempa crowdsource ini bakal menghasilkan peringatan gempa yang lebih akurat, dan memberikan data untuk fitur pencarian 'earthquake near me' di Google.



Simak Video "Spesifikasi iPhone 6s yang Masih Kebagian iOS 15"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)