Garuda Embargo Kiriman Kargo Vivo Usai Kebakaran di Hong Kong

Garuda Embargo Kiriman Kargo Vivo Usai Kebakaran di Hong Kong

Tim - detikInet
Selasa, 13 Apr 2021 21:40 WIB
This illustration picture taken on November 15, 2019 shows the logo of a Garuda Indonesia Airbus A330 aircraft parked on the tarmac at the Airbus delivery center in Colomiers, southwestern France. (Photo by PASCAL PAVANI / AFP)
Foto: AFP/PASCAL PAVANI
Jakarta -

Maskapai Garuda Indonesia mengumumkan larangan pengiriman kargo smartphone Vivo semua tipe. Hal ini terkait kejadian kebakaran di Bandara Hong Kong.

Pengumuman ini disampaikan dalam Cargo Information Notice yang diterima media dan juga beredar di media sosial. Larangan ini terkait insiden kebakaran dalam pengiriman kargo smartphone Vivo Y20 di Bandara Hong Kong tanggal 11 April 2021.

Kargo tersebut tadinya mau dimuat ke pesawat Hong Kong Airlines. Namun, kemudian terjadi kebakaran pada kargo tersebut.

"Mobile Phone (Handphone) semua tipe merek Vivo dilarang untuk diterima/diangkut melalui kargo udara," demikian pengumuman Garuda Indonesia, Selasa (13/4/2021).

Embargo pengiriman ini sampai ada hasil dari proses investigasi oleh otoritas Bandara Hong Kong. Meski begitu, kargo berupa suku cadang tanpa baterai lithium tetap bisa dikirimkan.

"Spare part, aksesori dan selubung (casing handphone tanpa lithium battery) dapat diterima dan diangkut melalui kargo udara," kata Garuda.

Garuda meminta petugas kargo dan keamanan bandara (Avsec) memastikan tiap pengiriman kargo handphone tidak terdapat merek Vivo. Hal ini ditandai dengan pemeriksaan fisik atau packing list.

Dilansir dari Gizmochina, embargo awalnya dikeluarkan oleh maskapai Hong Kong Airlines selaku pihak yang terkait langsung dalam kejadian ini. Garuda tampaknya mengikuti langkah yang diambil Hong Kong Airlines.

Sementara The Standard Hong Kong memberitakan kargo ini tadinya mau diterbangkan ke Bangkok, Thailand. Api muncul pukul 05.08 pagi waktu Hong Kong ketika kargo sudah di tarmac menunggu loading ke lambung pesawat.

Api dipadamkan dalam 40 menit oleh tim pemadam kebakaran di bandara. Penerbangan Hong Kong Airline bernomor RH331, pun di-delay sampai pukul 06.25 waktu setempat. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

detikINET pun sudah menghubungi Vivo. Mereka sudah menerima laporan kejadian ini dan siap bekerja sama dalam proses investigasi penyebabnya.

"Kami memberikan perhatian tinggi pada hal ini dan segera membentuk tim khusus untuk bekerja sama dengan otoritas lokal terkait untuk mencari tahu penyebabnya," kata Vivo.



Simak Video "Eks Direktur Garuda Didakwa Terima Suap dan TPPU Pengadaan Pesawat"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)