Xiaomi Pakai Teknologi untuk Lawan Gaya Hidup Mager

Xiaomi Pakai Teknologi untuk Lawan Gaya Hidup Mager

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 22 Des 2020 14:13 WIB
Xiaomi Ekosistem
Xiaomi Pakai Teknologi untuk Lawan Gaya Hidup Sedentary yang Makin Marak (Foto: Dok. Xiaomi)
Jakarta -

Di tengah pandemi, masalah kesehatan yang mengintai bukan hanya COVID-19 tapi juga gaya hidup masyarakat yang makin malas gerak atau sedentary. Xiaomi pun mengerahkan teknologi di jam tangan pintar Mi Watch dan Mi Watch Lite untuk melawan gaya hidup ini.

Dokter spesialis kesehatan olahraga dr. Sophia Hage SpKO mengatakan sudah ada beberapa studi yang menemukan turunnya durasi aktif masyarakat di tengah pandemi. Seperti penelitian di Amerika Serikat yang melihat turunnya jumlah langkah sebelum dan setelah lockdown, dari empat ribu langkah menjadi tiga ribu langkah dalam sehari.

"Setelah lewat dua minggu memang kelihatan aktivitas mulai meningkat, tapi secara tren tetap ada penurunan 17% dari tingkat aktivitas fisik selama pandemi COVID-19," kata Sophia dalam talk show virtual, Senin (21/12/2020).

Sophia mengatakan kurang gerak memiliki banyak dampak kesehatan, mulai dari dampak jangka pendek seperti nyeri punggung hingga dampak jangka panjang seperti osteoporosis atau pengeroposan tulang. Bahkan kaum rebahan yang malas bergerak juga memiliki risiko infeksi COVID-19 yang lebih tinggi.

Untungnya ada banyak solusi yang bisa dilakukan untuk melawan gaya hidup sedentary, misalnya dengan melakukan peregangan selama 5-10 menit tiap 2-3 jam, membersihkan rumah dan berjalan kaki. Sophia juga menyarankan olahraga aerobik intensitas sedang dan olahraga kekuatan otot setiap minggunya.

Untuk yang sering lupa bergerak karena sudah keasyikan bekerja di depan laptop bisa memanfaatkan teknologi sebagai pengingat. Salah satunya dengan fitur pengingat yang ada di Xiaomi Mi Watch dan Mi Watch Lite.

Head of PR Xiaomi Indonesia Stephanie Sicilia mengatakan fitur ini sangat mudah untuk diakses karena langsung aktif secara otomatis saat dikenakan.

"Kalau digunakan itu biasanya setiap 60 menit akan diingatkan untuk berdiri. Jadi please stand up dan ada pengingat lain sih biasanya vibration dan ada notifikasi kecil yang mengingatkan untuk stay active dan berdiri kalau lagi duduk," kata Stephanie dalam kesempatan yang sama.

Selain fitur pengingat tadi, Mi Watch juga dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan seperti pemantau detak jantung, pemantau stress, pemantau tidur dan latihan pernapasan.

Jam tangan pintar ini juga dilengkapi dengan pemantau saturasi oksigen dalam darah yang banyak dicari di tengah pandemi COVID-19. Seperti diketahui, saturasi oksigen yang rendah merupakan salah satu gejala penyakit ini.

"Meskipun ini tidak bisa jadi alat diagnosa tapi bisa kita gunakan sebagai screening awal atau deteksi awal tanda-tanda awal terjadi masalah. Kalau misalkan data saturasi oksigennya rendah jadi warning untuk kita supaya kita memeriksakan diri ke dokter," pungkas Sophia.



Simak Video "Xiaomi yang Ikuti Langkah Apple Jual Ponsel Tanpa Charger"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)