Rabu, 06 Nov 2019 11:54 WIB

Perjuangan Lanny 'Menahan Rindu' pada Redmi Note 8 Pro

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikinet

Setelah membayarkan Rp 3,499 juta, dia kemudian dijanjikan staf Mi Store untuk datang tanggal 30 Oktober untuk pengambilan unit.

Keesokannya Lanny bergegas ke Mi Store PIM. Namun dia harus gigit jari lantaran unit yang dijanjikan tidak ada. Dia diminta untuk kembali lagi.

"Saya dijanjikan untuk datang tanggal 3 November," ungkap Lanny.

Dengan berat hati, Lanny menerimanya. Tapi rasa jengkel kembali dirasakannya ketika menyambangi Mi Store PIM pada 3 November. Tidak ada unit yang diberikan, malah janji lagi diberikan.

Perjuangan Lanny 'Menahan Rindu' pada Redmi Note 8 ProFoto: Adi Fida Rahman/detikinet
"Staf bilang sempat ada unit yang datang, tapi hanya 11 unit. Dan itu untuk mereka pemilik antrean 1 sampai 11," tutur Lanny.

"Saya kembali dijanjikan datang lagi pekan depan dan dipastikan unit pesanan saya tersedia," lanjutnya.

Lanny pun kembali dengan tangan hampa ditambah dengan rasa kecewa. Lebih-lebih melihat Xiaomi masih membuka pre-order dan flash sale Redmi Note 8 Pro.

"Kenapa mereka tidak memenuhi yang sudah bayar full. Malah masih buka pre-order dan flash sale terus," kata Lanny kesal.


Tapi bukan Lanny saja yang berjuang untuk mendapatkan Redmi Note 8 Pro. Adalah konsumen lain bernama Ferry, dia berusaha mengikuti flash sale tapi tidak pernah beruntung.

"Sudah dua kali ikut tidak pernah dapat. Baru satu menit unitnya sold out," katanya.

Detikers apakah kamu juga mengalami kejadian seperti Lanny dan Ferry?
Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(afr/fay)