Kamis, 16 Mei 2019 03:20 WIB

OnePlus 7 Pro Disiksa, Kamera Pop-up pun Angkat Beban 22 Kg

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: Screenshot YouTube OnePlus Foto: Screenshot YouTube OnePlus
Jakarta - OnePlus 7 Pro mungkin baru saja diluncurkan, tapi smartphone flagship ini sudah dapat ujian ketahanan lewat serangkaian siksaan di akun YouTube JerryRigEverything.

Dilansir detikINET dari GSM Arena, Zack dari JerryRigEverything memulai siksaan dengan menggores layar Gorilla Glass di OnePlus 7 Pro. Goresan di layar baru terlihat di level 6 dari skala kekerasan Mohs dan bekas lekukan terlihat muncul di level 7.

[Gambas:Youtube]


Selain itu, ia juga menggores bagian layar yang menjadi tempat sensor sidik jari. Walau digores dengan alat di level 7, sensor tersebut tetap bisa digunakan seperti biasa.

Siksaan berikutnya adalah dengan membakar layar OnePlus 7 Pro. Setelah kontak dengan api selama hampir semenit, tk terlihat munculnya pixel mati di panel AMOLED. Padahal biasanya panel AMOLED hanya bisa bertahan sekitar 20 detik sebelum mengalami cacat.




Ia juga menguji coba ketahanan kamera depan OnePlus 7 Pro yang menggunakan mekanisme pop-up. Kameranya sendiri dilindungi oleh kaca sehingga tidak akan mudah tergores ketika naik turun. Tapi sekelilingnya memang menggunakan plastik dan mudah tergores.

Berbicara soal kamera pop-up milik OnePlus 7 Pro, kamera ini disebut dapat dinaikturunkan hingga 300.000 kali. OnePlus pun ingin menjawab keraguan orang tentang ketangguhan kamera pop-up ini lewat video promo terbarunya. Isinya juga cukup mirip siksaan.




Dalam video itu terlihat OnePlus 7 Pro yang sedang membujur di atas platform dengan kamera pop-up aktif alias menonjol. Nah, kamera itu ternyata dicanteli tali panjang yang sedang mengangkat bongkahan semen seberat 22 kilogram.

[Gambas:Youtube]


Bertumpu pada tonjolan kamera pop-up OnePlus 7 Pro, bongkahan semen tersebut tampak terangkat hingga ketinggian beberapa sentimeter.

Pengguna OnePlus 7 Pro mungkin tidak akan menggunakan smartphone itu, dan kamera pop-up yang ada, untuk bantu mengangkat beban. Tapi setidaknya dua video siksaan itu bisa menjadi gambaran ketangguhan smartphone tersebut.


(vim/krs)