Jumat, 15 Des 2017 09:47 WIB

Apple Suntik Rp 5,2 Triliun ke Pembuat Teknologi Laser

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Apple memasukkan nama baru ke penerima suntikan dana US Advanced Manufacturing Fund-nya. Penerimanya adalah Finisar, perusahaan yang membuat teknologi vertical-cavity surface emitting laser (VCSEL).

Finisar mendapat suntikan dana sebesar USD 390 juta atau di kisaran Rp 5,2 triliun, dari total dana USD 1 miliar yang ada di US Advanced Manufacturing Fund. Dana ini adalah bagian dari program Apple untuk menciptakan lapangan kerja baru di perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.

Apple sendiri saat ini banyak menggunakan teknologi laser di produk buatannya, seperti Face ID, Animoji, selfie portrait mode, dan sensor proximity di AirPods. Finisar sendiri berencana membuka pabrik baru di Texas untuk memproduksi VCSEL yang dibutuhkan Apple di produknya.

Nantinya, 100% dari teknologi VCSEL yang dipakai oleh Apple akan diproduksi di pabrik yang berlokasi di Texas. Sebelumnya, Apple menyuntikkan dana USD 200 juta untuk mendukung Corning dalam membuat kaca pelindung ponsel.

US Advanced Manufacturing Fund adalah program yang dijalankan Apple setelah presiden Donald Trump memaksa Apple untuk memindahkan produksi iPhone ke AS. Jadi, meski Apple tak merakit iPhone di AS, mereka tetap berkontribusi terhadap industri manufaktur di negeri asalnya itu.

Suntikan dana ke pembuat teknologi laser ini muncul tak lama setelah beredar rumor kalau Apple akan menggunakan sensor 3D berbasis laser di iPhone keluaran 2019. Laser ini digunakan untuk pengukuran yang lebih akurat terhadap penggunaan augmented reality, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (15/12/2017). (asj/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed