Jumat, 15 Sep 2017 16:59 WIB

Samsung Kucurkan Rp 3,9 Triliun Demi Mobil Otonom

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Ilustrasi mobil otonom. Foto: intel Ilustrasi mobil otonom. Foto: intel
Jakarta - Samsung terlihat sangat serius dalam menggarap mobil otonom setelah mereka mengucurkan USD 300 juta atau sekitar Rp 3,9 triliun untuk pengembangan teknologi mobil otonom.

Unit mobil otonom itu akan berada di dalam unit bisnis Harman, yaitu perusahaan audio yang diakuisisi Samsung senilai USD 8 miliar pada akhir 2016 lalu. Tujuannya yaitu mengembangkan platform teknologi yang menggabungkan semua aspek, seperti hiburan dalam mobil sampai kemampuan mobil yang bisa menyetir sendiri.

Pengumuman ini keluar dari Samsung hanya dua minggu setelah Department of Motor Vehicles California, Amerika Serikat, mengeluarkan izin mobil otonom untuk Samsung. Izin serupa sudah didapat Samsung di negeri asalnya, yaitu Korea Selatan.

Samsung memang bukan satu-satunya perusahaan yang mendapat izin semacam itu, namun setidaknya hal ini menunjukkan ambisi Samsung dalam menggarap mobil otonom. Termasuk tujuan akhirnya yang menggarap solusi software open souce untuk mobil semacam itu.

"Industri ini seperti sedang berteriak dan menyebut, 'Kami suka Mobileye tapi kami butuh platform yang terbuka," ujar Dinesh Paliwal, CEO Harman, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (15/9/2017).

Mobileye yang dimaksud Paliwal tentulah perusahaan yang menjadi rekanan utama software Autopilot yang dipakai Tesla. Perusahaan tersebut kini dimiliki oleh Intel, dan mempunyai kerja sama dengan perusahaan otomotif seperti BMW, Fiat Chrysler, dan Delphi Automotive. (asj/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed