Senin, 18 Agu 2014 10:54 WIB

Kim Kardashian Jadi 'Pembunuh' Candy Crush

- detikInet
Game Kim Kardashian (Ist.)
Jakarta -

Popularitas Kim Kardashian meluas sampai ranah game mobile. Tak tanggung-tanggung, game dari artis yang terkenal seksi ini mampu menggulingkan Candy Crush, yang sebelumnya jadi penguasa.

Adalah game 'Kim Kardashian: Hollywood' yang disebut jadi salah satu faktor kekuasaan Candy Crush tergerus.

Game yang digarap oleh Glu Mobile itu mengajak gamer meniti karir menjadi selebritis. Mulai dari menjadi model, pemain film, hingga desainer.

Kim kardashian akan berperan sebagai mentor bagi gamer yang ingin mencapai kesuksesan tersebut dalam gamenya.

Melihat gameplay yang ditawarkan, sangat jelas game ini mengincar gamer remaja wanita. Karena di dalamnya juga ada pelajaran untuk tampil cantik ala Kim Kardashian. Pembesutnya mengaku pelajaran tersebut diadopsi dari kehidupan Kim sendiri.

Menariknya, meski baru dirilis pada 25 Juni lalu, hanya butuh waktu sekitar 3 minggu bagi game ini untuk menempati deret atas di tangga aplikasi AppStore dan Google Play.

Di AppStore game ini menempati posisi ketiga teratas aplikasi gratis, sedangkan di GooglePlay masuk dalam jajaran aplikasi gratis teratas. Pencapaian ini pun disebut fenomenal oleh sejumlah analis terutama bagi Glu Mobile sendiri.

Seperti dilansir Phone Arena, Glu Mobile memang menuai untung berkat kesuksesan game besutannya itu karena sahamnya disebut terus meningkat semenjak dirilisnya Kim Kardashian: Hollywood of Life.

Analis juga memprediksi kenaikan itu masih akan terus berlanjut. Bahkan Glu Mobile saat ini telah berhasil meningkatkan keuntungannya menjadi USD 519 juta dari yang sebelumnya USD 313 juta berkat game tersebut.

Di sisi lain, Candy Crush pelan-pelan kehilangan rasa 'manisnya'. King -- perusahaan di balik Candy Crush -- dilaporkan tak lagi semakmur dulu, ketika game andalannya itu meledak di tahun 2013, dimana revenue King melesat sampai USD 1,9 miliar.

Game besutan King memang tak cuma Candy Crush, namun 'game permen' ini memberikan kontribusi sampai 60% dalam gross revenue King. Jadi bisa dibayangkan, seberapa ketergantungannya King terhadap Candy Crush.

Nah, ketergantungan ini ternyata menjadi bumerang. Lantaran tak mampu meroketkan game lain, King jadi kelimpungan sendiri. Terlebih ketika pesona Candy Crush tak lagi 'manis'.



Pergerakan saham King

Memang, King berusaha untuk melakukan penetrasi saat terjun ke lantai bursa. Sayang, performa saham perdananya juga berakhir kurang manis. Setelah dibuka di angka USD 22,50 pada penawaran perdana, saham King perlahan juga tumbang.

Bahkan belakangan, saham King terjun bebas setelah anjlok 24%. Bahkan, saham pembuat Candy Crush ini sempat tercatat anjlok di angka USD 14 per lembarnya.

Banyak yang menilai jika King dianggap kurang bisa meyakinkan publik bahwa perusahaannya akan terus langgeng dalam waktu lama, karena banyak gamer yang mulai bosan.

Selain itu, menurut Deutsche Bank, kompetisi di jagat game mobile casual sudah sedemikian sengitnya. Sampai-sampai, pernah merebut status sebagai game fenomenal tak lantas bisa membuat Anda santai-santai. Sebab bakal banyak game lain yang akan memikat gamer.

"Persaingan di industri asual gaming jadi lebih intens, dengan kehadiran Kim Kardashian: Hollywood dan 2048 yang muncul di demografi yang sama," tulis laporan Deutsche.

"Kim Kardashian adalah pembunuh King (pembuat Candy Crush)," pungkasnya.

Hasil minor ini bahkan membuat saham King harus turun kasta, setelah Deutsche Bank melabeli saham mereka dari 'buy' menjadi 'hold'. Yang artinya, sebaiknya investor harus pikir-pikir lagi jika ingin membeli saham tersebut lantaran performa sahamnya di lantai bursa sedang seret.

(ash/fyk)