Oppo Janjikan Investasi Jor-joran di Indonesia

Oppo Janjikan Investasi Jor-joran di Indonesia

- detikInet
Senin, 07 Jul 2014 09:10 WIB
CEO Oppo Indonesia Jet Lee (gor/detikINET)
Jakarta - Sebagai pemain baru, Oppo sangat agresif dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Demi menunjukkan keseriusannya, vendor asal China ini pun menyiapkan investasi besar.

Dalam jangka waktu satu tahun di Indonesia, Oppo mengklaim berkembang sangat cepat. Pertumbuhan inilai yang membuat mereka semakin yakin untuk berinvestasi lebih jor-joran pada tahun 2014.

Dimulai dengan investasi pada jaringan service center. Saat ini Oppo sudah memiliki 23 service center yang telah berdiri di kota- kota besar Indonesia dan diharapkan pada akhir tahun sudah memiliki tambahan 7 service center.

"Sehingga akhir tahun ini, 30 service center telah siap melayani konsumen Indonesia,” kata Jet Lee, CEO Oppo Indonesia dalam keterangannya kepada detikINET, Senin (7/7/2014).

Langkah kedua investasi Oppo adalah rencana untuk membangun pabriknya sendiri di Indonesia. "Untuk hal ini kami masih menunggu kabar dari pemerintah Indonesia mengenai regulasi untuk pembangunan pabrik di sini," ungkap Jet Lee.

Sejak pertengahan April 2014 lalu, Direktur Elektronika dan Telematika Ditjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) C. Triharso menyebutkan bahwa Oppo sudah berdiskusi secara intensif dengan pemerintah perihal pembangunan pabrik tersebut.

Pada segi pemasaran Oppo sudah melakukan investasi dengan memiliki 5.000 outlet. Dengan banyaknya outlet maka secara otomatis Oppo memiliki jumlah karyawan yang cukup banyak.

"Ya, karyawan kami saat ini ada sekitar 3.600 orang. Mayoritasnya adalah tenaga penjual," imbuh Jet Lee.

Pangsa pasar Oppo sendiri saat ini sudah mencapai 5% dengan angka penjualan ponsel pintar sebanyak 200 ribu unit per bulan. Dengan kemungkinan penjualan yang akan naik setiap tahunya menjadi landasan Oppo untuk membuat pabrik di Indonesia.

Ketika ditanya mengenai perkiraan kapasitas produksi pabrik Oppo yang direncanakan dibangun di Indonesia, Jet Lee mengungkapkan "Kira-kira akan mampu produksi sekitar 5-10 juta unit ponsel pintar per tahun. Beberapa rencana ini mendukung target Oppo untuk menjadi brand smartphone paling laris nomor dua di Indonesia," pungkasnya.

Dari sisi produk, Oppo pun ingin membuat sesuatu yang berbeda pada produknya. Seperti pada N1, smartphone flagship mereka yang membawa teknologi kamera berputar pada smartphone Android untuk pertama kali di dunia.

Pada kuartal ketiga ini, Oppo juga membawa inovasi dalam wujud Find 7, yakni teknologi pengisian daya cepat hasil pengembangan sendiri yang dinamakan VOOC Rapid Charge.

(ash/ash)