Rabu, 12 Mei 2010 17:55 WIB

LG Boyong 500 Unit LED 3D TV ke Indonesia

- detikInet
Jakarta - LG menghadirkan televisi high definition yang menggabungkan layar LCD LED-backlight dengan teknologi tiga dimensi (3D) di Indonesia. Seri LX9500 ini hadir dalam dua model, yakni 47 inch dan 55 inch, yang dibanderol Rp 38 juta dan Rp 58 juta.

Berhubung produk Full LED 3D TV yang baru diluncurkan oleh produsen Korea ini masih sangat baru dan relatif mahal, LG Electronics Indonesia (LGEIN) pun hanya berani memasok 500 unit untuk pasar Indonesia di tahap awal.

"Kami mau edukasi pasar dulu karena ini produk yang masih sangat baru. Jadi kami hanya berani menargetkan TV ini terjual 50 unit per bulan," kata Budi Setiawan, Direktur Penjualan LGEIN, di sela peluncuran Full LED 3D TV LG LX9500 di Senayan City, Jakarta, Rabu (12/5/2010).

Full LED 3D TV yang baru dirilis LG kali pertama di dunia, menggunakan struktur backlight 1.200 lampu LED dengan sumber cahaya CCFL (cold cathode fluorescent lamps) yang bisa menyuguhkan visualisasi dalam bentuk 3D.

Selain dilengkapi dengan TruMotion 400 Hz, LX9500 juga didukung oleh 10.000.000:1 dynamic contrast ratio untuk kualitas gambar dan warna yang lebih detail.

Untuk menontonnya, pengguna perlu memakai kacamata 3D shutter glass yang bekerja dengan cara menghalangi lensa kiri dan kemudian kanan yang menyebabkan jeda sesaat ketika gambar tertangkap oleh mata untuk mencapai gambar 3D lebih hidup.

"LX9500 dilengkapi dengan dual IR emitter, yang mampu mengirim sinyal syncing lensa dengan TV. Dengan dual emitter, konsumen bisa melihat konten 3D dengan sudut pandang yang lebih luas dari jarak yang lebih panjang," jelas Eko Adhi Suyitno, Product Marketing Flat Panel Display LGEIN.

Di sisi pengggunaan, LX9500 memiliki tiga mode penghematan energi yang diklaim mampu menghemat listrik hingga 80% dibandingkan dengan teknologi LCD berbasis backlight CCFL (cold cathode fluorescent lamps).

Ketiga mode tersebut meliputi LG Intelligent Sensor yang bisa secara otomatis menyesuaikan cahaya lampu LED dan contrast dengan cahaya ruangan.

Untuk konektivitas, LX9500 dapat tersambung ke perangkat audio video di rumah dengan AV wireless link, yang memungkinkan pemutaran media via media box atau DVD/Bluray player tanpa kabel ke TV.

Di samping itu, LG juga menyematkan konektivitas USB2.0 port untuk memberikan pilihan media digital lebih banyak, termasuk JPEG, MP3, MPEG4, dan DivX dari hard drive eksternal, kartu memori, dan USB drive.

Sementara fungsi NetCast akan menyajikan layanan instant streaming via koneksi broadband maupun Wi-fi, di mana pemilik TV bisa melakukan streaming berbagai konten dari Internet, termasuk video di YouTube, AccuWeather, dan foto-foto di Picassa.

HDTV yang memiliki ketebalan hanya 2,2 cm dengan lebar bezzel 1,6 cm dan dilengkapi dengan invisible speaker ini, untuk sementara hanya didistribusikan untuk kota-kota besar saja, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.



(wsh/wsh)