×
Ad

Laporan dari Singapura

Indosat Intelligence Suite Meluncur, Satu Platform 300+ Model AI

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 09 Okt 2026 11:45 WIB
Indosat Intelligence Suite Diluncurkan, Satu Platform 300+ Model AI. Foto: Fyk/detikinet
Singapura -

PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi meluncurkan Indosat Intelligence Suite, platform kecerdasan artifisial (AI) terpadu yang dirancang mendemokratisasi akses AI bagi bisnis. Peluncuran ini menandai langkah strategis Indosat bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi menjadi AI TechCo.

Peluncuran yang berlangsung di JW Marriott Hotel Singapore South Beach, Jumat (9/10) ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Indosat dan F5, perusahaan keamanan aplikasi global. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran eksekutif kedua perusahaan, mitra teknologi, serta perwakilan media.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan platform ini bukan sekadar agregator model AI. Ia menyebutnya sebagai jawaban atas tantangan fundamental dalam adopsi AI di tingkat enterprise.

Indosat menganalogikan platform ini seperti restoran fine dining. Alih-alih harus mengunjungi supermarket untuk membeli bahan mentah, membangun dapur dari nol, dan belajar memasak setiap hidangan sendiri, pelanggan dapat langsung datang ke Indosat Intelligence Suite dan memesan kecerdasan siap saji yang mereka butuhkan.

Indosat menangani dapur, bahan-bahan, dan infrastruktur di balik layar. "Kami tidak hanya membangun kapasitas AI untuk Indonesia dan kawasan. Kami membangun cara bisnis memanfaatkan kapasitas itu," ujar Vikram.

Langkah ini diambil di tengah laporan studi tahun 2026 oleh McKinsey, Singapore Economic Development Board, dan Tech in Asia yang menemukan bahwa 81% perusahaan di enam pasar Asia Tenggara telah beralih dari tahap eksperimen AI menuju piloting atau scaling.

Namun transisi tersebut menghadirkan tantangan baru yaitu mengelola beban kerja AI yang berbeda sambil menyeimbangkan performa, biaya, keamanan, dan tata kelola. Di sinilah Indosat Intelligence Factory menghadirkan solusinya.

"Saya tidak bisa berdiri dan berbicara kepada mitra dan pelanggan kami jika saya sendiri tidak melakukannya di Indosat. Kami telah melihat nilainya sendiri," kata Vikram. Ia mengungkapkan bahwa Indosat telah mempresentasikan kepada dewan direksi dampak tahunan sebesar USD 100 juta dari penerapan AI yang tepat.

Vikram juga menyinggung peran agen AI di masa depan. "Jika bicara pengalaman saya memimpin perusahaan dengan 4.000 karyawan, saya pernah bertanya ke kepala HR dan jajaran direksi, jika kita melihat kondisi perusahaan tahun 2028 nanti, kita akan memiliki 5.000 karyawan, namun juga 25.000 agen AI. Bagaimana para agen ini akan bekerja? Mereka harus diperlakukan layaknya karyawan," cetusnya.

"Mereka tidak boleh bertindak semaunya sendiri. Apakah Anda akan membiarkan karyawan Anda bertindak di luar kendali? Tentu tidak. Anda memiliki kebijakan, batasan aturan, dan sistem pengawasan yang jelas. Hal yang sama juga harus diterapkan bagi para agen (AI)," papar Vikram.

Vikram Sinha, CEO Indosat. Foto: Fyk/detikinet



Simak Video "Indosat Ooredoo Hutchison Terima Penghargaan Unggul dalam Pemanfaatan AI"


(fyk/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork