×
Ad

Mengenal QRIS Pocket, Perangkat Mungil untuk Transaksi Digital

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 19 Sep 2026 19:00 WIB
QRIS Pocket yang dihadirkan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme) dorong digitalisasi parkir secara mudah dan efisien. Foto: Netzme
Jakarta -

Pembayaran digital kini tidak hanya dilakukan melalui mesin kasir atau kode QR yang ditempel di meja. Untuk layanan yang membutuhkan mobilitas tinggi, perangkat pembayaran juga dibuat lebih ringkas agar bisa dibawa dan digunakan langsung di lokasi.

Salah satunya adalah QRIS Pocket yang dihadirkan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme). Perangkat pembayaran portabel ini dirancang untuk membantu pelaku usaha maupun penyedia layanan menerima pembayaran digital secara langsung di lapangan.

QRIS Pocket mendukung sejumlah metode transaksi berbasis QRIS, yakni QRIS MPM (Merchant Presented Mode), QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM (Customer Presented Mode).

Secara sederhana, QRIS Pocket merupakan perangkat pembayaran berukuran ringkas yang dapat dibawa oleh penerima pembayaran. Bentuknya dirancang untuk kebutuhan transaksi yang berlangsung secara langsung di lokasi dan memiliki mobilitas tinggi.

Pada metode QRIS MPM, kode QR pembayaran ditampilkan pada perangkat. Pengguna kemudian dapat memindai kode tersebut menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.

Sementara pada QRIS TAP, transaksi dilakukan menggunakan teknologi NFC. Pengguna cukup melakukan tap menggunakan perangkat yang kompatibel dengan fitur tersebut.

Adapun QRIS CPM memungkinkan pengguna menampilkan kode QR pembayaran melalui aplikasi yang digunakan, kemudian kode tersebut dipindai menggunakan perangkat penerima pembayaran. Ketersediaan masing-masing metode transaksi bergantung pada fitur yang diaktifkan serta dukungan aplikasi dan perangkat yang digunakan.

Dengan dukungan beberapa metode tersebut, QRIS Pocket tidak hanya mengandalkan satu cara pembayaran. Perangkat ini dapat digunakan sesuai dengan teknologi pembayaran yang tersedia pada sisi pengguna maupun penerima pembayaran.

Salah satu karakteristik QRIS Pocket adalah bentuknya yang portabel. Hal ini membuat perangkat dapat dibawa oleh petugas atau pelaku usaha ketika memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

Konsep tersebut membuat perangkat pembayaran seperti QRIS Pocket dapat diterapkan pada berbagai aktivitas yang tidak selalu berlangsung di meja kasir.

Parkir menjadi salah satu contoh pemanfaatannya. Juru parkir dapat membawa perangkat tersebut dan menerima pembayaran digital langsung dari pengguna kendaraan.

Bagi masyarakat, QRIS Pocket memberikan alternatif pembayaran tanpa uang tunai. Sementara bagi penerima pembayaran, transaksi digital juga dapat menghasilkan pencatatan transaksi yang lebih mudah dikelola.

Pemanfaatan QRIS Pocket untuk layanan parkir antara lain mulai diterapkan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Netzme berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan Kota Surakarta untuk mengimplementasikan QRIS Pocket bagi juru parkir.

Pada tahap awal, sebanyak 85 unit QRIS Pocket digunakan oleh juru parkir di empat ruas jalan, yakni Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr. Rajiman.

Pembayaran melalui QRIS menjadi pilihan non-tunai bagi masyarakat, sementara pembayaran tunai tetap tersedia. Implementasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung pencatatan transaksi digital dalam tata kelola perparkiran.

Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme Pribadie Utomo mengatakan karakteristik QRIS Pocket yang ringkas dan mendukung berbagai metode pembayaran membuat perangkat tersebut relevan untuk kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi.

"QRIS Pocket merupakan salah satu inovasi terbaru Netzme yang kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi, seperti layanan parkir. Melalui kolaborasi bersama Bank Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan, kami berharap teknologi ini dapat mendukung digitalisasi pembayaran parkir sekaligus memperluas penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari masyarakat," ujar Pribadie dikutip dari keterangan tertulis.



Simak Video "Kamera HP, Tapi Hasilnya Nggak Kaleng-Kaleng"

(agt/agt)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork