×
Ad

Peringatan Seram Pakar Jika Harga Bitcoin Terus Runtuh

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 07 Feb 2026 06:15 WIB
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Bitcoin mengalami awal tahun yang sangat buruk, anjlok hampir 14% sejauh ini di 2026, dan hampir 40% sejak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD 120.000 bulan Oktober silam, sebuah tren penurunan terpanjang sejak 2018.

Ini dinilai peringatan keras bagi siapa pun yang berinvestasi besar-besaran di kripto. Bagi Michael Burry, pria yang terkenal melakukan short selling pasar perumahan Amerika Serikat sebelum keruntuhannya pada 2008, ini bisa menjadi tanda bencana yang akan datang.

Ia memperingatkan kerugian lebih lanjut pada Bitcoin dapat memberikan tekanan besar pada neraca keuangan investor yang terlalu banyak berinvestasi di kripto, yang mengarah pada aksi jual lebih lanjut dan spiral kematian yang mungkin sulit dipulihkan.

Koreksi harga emas dan perak baru-baru ini setelah reli setahun penuh bisa jadi berhubungan dengan Bitcoin di mana investor ramai menjual untuk menutupi kerugian kripto.

"Skenario memuakkan kini sudah di depan mata," tulis Burry yang dikutip detikINET dari Futurism. Ia khawatir penurunan sepuluh persen lagi pada Bitcoin dapat berakibat bencana bagi bendahara kripto terbesar di dunia, Strategy Inc., serta mendorong beberapa penambang mendekati kebangkrutan.

Peringatan Burry muncul di tengah masa penuh gejolak di Wall Street. Dolar AS mencapai titik terendah dalam empat tahun karena investor mencari taruhan lebih aman di luar negeri. Kebijakan moneter pemerintahan Trump yang goyah membuat investasi asing, khususnya di Eropa, jauh lebih menggoda.

Jika Bitcoin jatuh di bawah USD 70.000, Burry memperingatkan industri keuangan dapat menderita kerugian besar. Di bawah USD 50.000, para penambang bisa terpaksa gulung tikar, disertai dengan aksi jual katastropik untuk logam mulia seperti emas.

Apakah pesimisme Burry akhirnya akan akurat memprediksi keruntuhan besar Bitcoin masih harus dilihat. Dia memiliki rekam jejak panjang dalam mengkritik mata uang kripto sebagai tidak berharga.

Rekam jejaknya juga tidak selalu mulus. Setelah aksi shorting terkenalnya pada krisis perumahan 2008, ia juga membuat banyak prediksi yang salah selama bertahun-tahun.



Simak Video "Video: Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,8 M, Apa Penyebabnya?"

(fyk/fyk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork