Dulu Pengelola Warnet, Penghasilan Gozali ABCDay Kini Rp400 Juta/Bulan

Dulu Pengelola Warnet, Penghasilan Gozali ABCDay Kini Rp400 Juta/Bulan

Sponsored - detikInet
Jumat, 25 Feb 2022 17:07 WIB
Gozali ABDCay
Foto: Gozali ABCDay
Jakarta -

Pemuda zaman now harus terbiasa bekerja keras untuk dapat meraih kesuksesan. Hal ini pun telah dibuktikan oleh Gozali ABCDay yang namanya melejit setelah menekuni dunia pertambangan Crypto.

Sebelum memiliki pendapatan mencapai Rp 200 juta hingga Rp 400 juta per bulan, pria ini ternyata pernah menjalani hidup sebagaimana anak muda pada umumnya. Sepak terjang dan kisah hidupnya bisa disimak di melalui Instagramnya @__Gozali__

Kisah Masa Lalu Gozali Membuka Warnet

Mungkin Anda pernah menjadi salah satu pekerja freelance di sebuah warnet atau penjaga outlet warnet. Begitu pun Gozali, ia merupakan salah satu pemuda yang pernah bekerja mengelola warnet.

Gozali mengaku warnet yang dibukanya sempat menjadi sangat ramai. Di masa itu, per harinya ia bisa memperoleh Rp 1 juta dari penghasilan warnet. Tentu saja ia harus memperhitungkan berapa banyak modal untuk membeli komputer dan biaya perawatannya, sehingga perkiraan pendapatan bersih per hari sekitar Rp 500.000 - Rp 600.000.

Namun, pengalaman bekerja keras tersebut membentuk karakter seorang Gozali ABCDay. Ia pun tumbuh menjadi pemuda yang tak kenal menyerah.

Hasil dari bekerja membuka warnet diusahakannya untuk dapat terkelola dengan baik. Ia memiliki mimpi untuk bisa menjadi semakin sukses suatu saat nanti dan menjadi inspirasi bagi banyak pemuda-pemudi Tanah Air.

Walau begitu, usaha warnet tidak selamanya manis dirasakan. Kemunculan smartphone yang sangat terjangkau membuat warnet menjadi sepi peminat. Banyak dari warnet tutup dan berpindah haluan menjadi game center.

Gozali ABDCayFoto: Gozali ABCDay

Pernah Menjadi Penjual Parfum

Sebelum sukses di dunia pertambangan Crypto, Gozali juga sempat bekerja sebagai penjual parfum. Kisaran gaji dari penjual parfum memang jauh lebih besar daripada hanya sekedar menjadi pengelola warnet.

Diketahui, pengelolaan parfum refill dahulu sempat booming. Keuntungan yang diraup juga lumayan sehingga Gozali memiliki lebih banyak tabungan untuk dikelola.

Dia mempelajari banyak hal dengan menjadi penjual parfum. Misalnya, dengan memahami skill untuk menghafal aroma sesuai kesenangan pembelinya. Gozali juga jadi memahami bahwa setiap bibit parfum punya tanggal kedaluwarsa yang cukup lama.

Dari setiap pekerjaan yang digeluti oleh Gozali, selalu ada pelajaran yang bisa diambil. Menurutnya, yang paling penting jika ingin sukses adalah harus punya strategi dan bekerja keras.

Ia menilai uang yang diperoleh dari bekerja tidak boleh dihamburkan, melainkan dikelola untuk investasi masa depan. Selain itu, penting untuk selalu belajar mengenai perkembangan teknologi.

(Content Promotion/Gozali ABCDay)