Kemkominfo Fasilitasi Startup Digital Kolaborasi dengan Investor

Kemkominfo Fasilitasi Startup Digital Kolaborasi dengan Investor

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Rabu, 17 Nov 2021 22:22 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate dalam Demo Day HUB.ID 2021 di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021).
Foto: Kemkominfo
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan pengembangan ekosistem startup digital menjadi kunci percepatan transformasi digital Indonesia. Hal itu diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kementerian Kominfo memfasilitasi sinergitas ekosistem digital di Indonesia untuk menggerakkan inisiatif-inisiatif yang mendorong pertumbuhan dan memperkuat startup digital di Indonesia.

"Sinergitas dan kolaborasi menjadi prinsip penting dalam transformasi digital sehingga dapat menempatkan Indonesia sebagai changer di pasar ekonomi dunia dan mendorong penguasaan teknologi mutakhir untuk seluruh putra-putri anak bangsa Indonesia," ujarnya dikutip dari kominfo.go.id, Rabu (17/11/2021).

Menurut Johnny, dalam mengembangkan startup digital Indonesia diperlukan adanya dorongan percepatan melalui akses network yang lebih luas. Lewat Program HUB.ID, imbuhnya, Kementerian Kominfo terus berupaya memfasilitasi pelaku startup digital berkolaborasi dengan inovator dan investor.

"Hadirnya program HUB.ID sebagai salah satu jawaban untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dari para inovator dalam menghadirkan terobosan di ekosistem ekonomi digital Indonesia," ujarnya.

Ia menjelaskan HUB.ID dirancang sebagai program business matchmaking yang mempertemukan startup digital dengan pihak yang memiliki kebutuhan inovasi dan strategi bisnis yang sama.

"Melalui kegiatan demo day HUB.IB hari ini, saya mengharapkan agar startup digital mendapatkan komitmen investasi yang akan membantu peningkatan kemampuan startup digital dalam memperluas layanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Buka Peluang Investasi

Selain itu, menurutnya HUB.ID juga membuka ruang bagi startup untuk memperoleh akses pendanaan kerja sama bisnis dan kemitraan. Hal itu berlangsung dalam tahapan proses speed mentoring, business matchmaking, networking dan demo day atau sesi presentasi.

"Untuk melengkapi usaha dalam penguatan bisnis startup tersebut, pada hari ini diundang investor-investor dari dalam dan luar negeri untuk mengenali inovasi serta model bisnis dari startup yang terpilih, serta memberikan kesempatan untuk berinvestasi," papar Johnny.

Ia menyatakan keberadaan peluang akses investasi dan sinergitas ekosistem akan menjadikan dunia startup digital di Indonesia akan lebih berkembang dinamis.

"Untuk siap menghadapi dunia startup digital yang dinamis, juga mengidentifikasi kebutuhan dari pelaku startup digital di Indonesia bagaimana bisa mendapatkan peluang akses investasi, atau bersinergi dengan berbagai stakeholders seperti korporasi, swasta, BUMN, bahkan dengan pemerintah," tuturnya.

Johnny berharap makin banyak mitra dan investor yang bergabung seiring dengan terselenggaranya HUB.ID. "Dengan semangat dari network startup HUB.ID, kami, saya pribadi, berharap makin banyak mitra dan investor yang bergabung di dalam pelaksanaan kegiatan ini, makin banyak startup Indonesia yang tumbuh, akseleratif, resilient, demi mewujudkan Indonesia yang terkoneksi, semakin digital semakin maju," ungkapnya.

Dalam Demo Day HUB.ID kali ini, terdapat 43 startup digital yang terpilih. Masing-masing startup digital terbagi ke dalam 7 sektor bisnis, yaitu pertanian dan kemaritiman, pendidikan, kesehatan, pariwisata, logistik, keuangan dan smartcity.

"Saya ucapkan selamat kepada 43 startup digital yang terpilih menjadi peserta dalam program HUB.ID Startup Digital Kominfo dan telah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan hingga tiba pada acara hari ini, Demo Day," tuturnya.

Johnny mengharapkan pengembangan startup digital akan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Secara khusus, ia mendorong generasi muda untuk mengembangkan inovasi di ruang digital agar menjadikan Indonesia maju.

"Terus bertumbuh, tumbuh kembangkan inovasi-inovasi anak negeri kita untuk mengisi ruang digital, untuk menjadi pemain-pemain utama di dalam ekonomi digital untuk menjadi startup digital yang terus berkembang demi kejayaan negeri kita dan masa depan generasi muda, generasi milenial Indonesia," tegasnya.

Selain Program HUB.ID, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo juga menyiapkan fasilitasi untuk pelaku startup digital berupa Sekolah Beta, 1.000 Startup Digital dan startupstudio.id.

Program Sekolah Beta merupakan tahap awal untuk memberikan pengetahuan dan keahlian mendasar yang dibutuhkan dalam dunia startup digital. Melalui program itu, peserta mengikuti serangkaian kelas pembekalan pengetahuan dasar terkait konsep startup teknologi dan model bisnis untuk para pemula industri startup.

Selanjutnya, melalui Program 1.000 Startup Digital, Kementerian Kominfo bersama ekosistem berupaya memfasilitasi pencarian dan mengkurasi ide kreatif serta tim untuk membuat produk-produk yang inovatif. Ada pula Program startupstudio.id sebagai sekolah bagi founders startup digital guna menyiapkan wawasan dan kemampuan teknis secara lebih intensif.

Dalam acara Demo Day HUB ID itu, Johnny didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A Pangerapan serta CEO MDI Ventures, Donald Wihardja.

(fhs/fay)