Pendapatan Microsoft Naik Lampaui Prediksi Analis

Pendapatan Microsoft Naik Lampaui Prediksi Analis

Josina - detikInet
Jumat, 30 Jul 2021 15:40 WIB
NEW YORK, NY - MAY 2: The Microsoft logo is illuminated on a wall during a Microsoft launch event to introduce the new Microsoft Surface laptop and Windows 10 S operating system, May 2, 2017 in New York City. The Windows 10 S operating system is geared toward the education market and is Microsofts answer to Googles Chrome OS. (Photo by Drew Angerer/Getty Images)
Foto: Drew Angerer/Getty Images
Jakarta -

Microsoft telah melaporkan pendapatannya pada kuartal terakhir yang berakhir pada 30 Juni 2021 (kuartal keempat tahun fiskal).

Secara keseluruhan pendapatan Microsoft mencapai USD 46,15 miliar atau sekitar Rp 667 triliun. Pendapatan ini pun naik 21% dibandingkan tahun fiskal sebelumnya.

Menurut Refinitiv pencapaian Microsoft ini melampaui perkiraan para analis sebesar USD 44,24 miliar.

Dilansir detiKINET dari GSM Arena, Jumat (30/7/2021) masing-masing pendapatan Microsoft ini diraih dari beberapa produk layanannya seperti 'Productivity and Business Processes' menyumbang pendapatan sebesar USD 14,69 miliar.

Lalu segmen 'More Personal Computing' meraup sebesar USD 14,09 yang mencakup pendapatan dari sistem operasi Windows, hardware, game dan iklan pencarian. Sementara itu, pendapatan dari penjualan lisensi Windows ke OEM turun 3% dari tahun sebelumnya.

Untuk penjualan produk Surface pada kuartal ini mengalami penurunan sebanyak 20% dampak dari kelangkaan chip. Tercatat bahwa penjualan perangkat keras Surface Microsoft sangat kuat selama kuartal yang sama pada tahun lalu dari pandemi.

Microsoft pun berharap dapat meningkatkan pendapatan OEM Windows dengan perilisan Windows 11 pada akhir tahun ini.

Beralih ke Microsoft Office, pendapatan produk konsumen naik 19% sementara Business Suite meningkat 20%. Microsoft melaporkan 51,9 juta pelanggan Microsoft 365 untuk kuartal ini naik 22%.

Selain itu, pendapatan Cloud naik 34%, Azure tumbuh 51% dan pendapatan layanan cloud Microsoft naik 53%.



Simak Video "Internet Explorer Tak Lagi Hadir di Windows 11"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)