Gredu Dapat Kucuran Dana Segar Rp 58 Miliar

Gredu Dapat Kucuran Dana Segar Rp 58 Miliar

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 14 Jul 2021 17:20 WIB
Gredu
Aplikasi Gredu. Foto: dok Gredu
Jakarta -

Startup edutech Gredu mengumumkan telah mendapatkan kucuran dana segar sebesar USD 4 juta atau sekitar Rp 58 miliar. Dana tersebut didapat lewat putaran pendanaan Seri A.

Putaran dana tersebut dipimpin oleh Intudo Ventures, dengan partisipasi dari investor sebelumnya yaitu Vertex Ventures. Rencananya Gredu akan menggunakan pembiayaan tersebut untuk mengekspansi pasar ke luar wilayah Jabodetabek, khususnya kota-kota besar yang ada di seluruh Indonesia.

Pendanaan ini juga untuk mengakselerasi pengembangan produk yang dapat dipersonalisasi guna memenuhi kebutuhan para pendidik dan tim administrasi sekolah, serta perekrutan talenta baru di semua fungsi demi mendukung digitalisasi sektor pendidikan Indonesia.

"Dengan pendanaan kali ini, kami ingin lebih meningkatkan produk dan jangkauan, mengurangi gesekan dan memudahkan proses digitalisasi dengan menawarkan solusi yang intuitif dan menarik, sehingga digitalisasi dalam kegiatan persekolahan dapat dilakukan dengan benar dan efektif bagi semua pihak yang terlibat. Kami yakin terhadap pasar dan pertumbuhan digitalisasi dalam pendidikan dan menargetkan untuk memperluas bisnis kami secara nasional dan regional sepanjang tahun depan," ujar Rizky Anies, Co-Founder CEO Gredu dalam keterangan resminya.

Untuk diketahui Gredu didirikan September 2016. Ada empat komponen utama dalam aplikasinya, yakni:

- Gredu School Management System: seperangkat alat administratif yang dirancang untuk meningkatkan pengelolaan sekolah;

- Gredu Teacher: memungkinkan guru untuk melacak kehadiran siswa, membuat dan menilai ujian, menjalin komunikasi antara administrator dengan orang tua, dan mengatur kegiatan kelas;

- Gredu Parent: portal yang dirancang untuk membantu orang tua dan wali memantau kinerja anak-anak mereka dan kehadiran;

- Gredu Student: memungkinkan siswa untuk melihat nilai ujian, kehadiran, dan kegiatan sekolah mereka, serta mengakses berbagai konten untuk siswa dan berbagai fungsi pendukung lainnya.

Gredu menerapkan skema berlangganan untuk keempat layanannya tersebut. Mereka mengaku telah bekerja sama dengan lebih dari 400 sekolah, dengan jumlah pengguna lebih dari 400.000

Saat ini Gredu sedang mengembangkan produk vertikal baru, termasuk di antaranya program untuk prasekolah dan universitas. Di masa mendatang, mereka berencana untuk meningkatkan keterlibatan pengguna melalui fitur interaktif, seperti konten tambahan dan gamification.



Simak Video "Jerman Lirik Indonesia untuk Kerja Sama Bangun Startup"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)