Sosok Nadiem Makarim dan William Tanuwijaya di Balik Gojek-Tokopedia - Halaman 2

Sosok Nadiem Makarim dan William Tanuwijaya di Balik Gojek-Tokopedia

Tim - detikInet
Senin, 17 Mei 2021 15:28 WIB
GoTo
Gojek dan Tokopedia merger menjadi GoTo. Foto: Gojek

William Tanuwijaya

Tokopedia didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edision. Kehadiran e-commerce tidak terlepas dari pengalaman hidup salah satu pendirinya, William Tanuwijaya yang dulu pernah menjadi penjaga warnet.

"Saya cuma lulusan pekerja warnet, benar-benar jarang ke kampus, kalau ke kampus pas ujian saja. Belum pernah pengalaman bangun bisnis, track record belum ada, jadi modalnya semangat bambu runcing," sebut William dalam sebuah kesempatan. Ia tercatat kuliah di Binus.

William menyampaikan saat lulus SMA dia berupaya memiliki kehidupan yang lebih baik dibandingkan keluarganya. Dia percaya kehidupan yang baik dimulai dari pendidikan yang baik pula. Saat kuliah, dia pernah bekerja di warnet.

"Saya coba melamar jadi operator warnet untuk jam 9 malam - 9 pagi. Di sana saya bisa menikmati internet gratis saat internet masih mahal. Saya mulai jatuh cinta kepada internet, internet buat saya perpustakaan tanpa ujung," jelas dia.

William juga sempat bekerja di forum jual beli. Pria kelahiran Pematang Siantar pada 11 November 1981 itu kerap mendapati banyak komplain dari pengguna yang mengalami penipuan transaksi. Akhirnya timbul ide untuk membuat sebuah tempat yang terpercaya untuk jual beli online.

Meski sempat diragukan karena tidak ada latar belakang bisnis, Wiliam tetap nekat mewujudkan keinginannya itu. Akhirnya pada pada 6 Februari 2009, ia bersama Leon mendirikan Tokopedia. Dan pada 17 Agustus 2009, e-commerce itu resmi diluncurkan.

Setahun berdiri, Tokopedia mengalami perkembangan signifikan. Mereka berhasil mengandeng 4.659 merchant dengan 44.785 anggota. Transaksi yang ditorehkan mencapai Rp 5,954 miliar. Angka tersebut terus bertambah hingga sekarang jadi e-commerce papan atas Indonesia.

William menyampaikan dia juga mempelajari dari Google dan Facebook untuk mencari pemodal. Namun dia gagal selama 2 tahun. Kegagalannya dalam mencari pemodal itu justru membawa tujuan hidupnya.

Berkat pencapaian Tokopedia, investor mulai berdatangan seperti East Venture, CyberAgent Venture dan Softbank. Hingga saat ini, valuasi Tokopedia diperkirakan tembus USD 7,5 miliar. Semua itu tidak lepas dari kerja keras Wiliam, Leon dan Nakama (sebutan karyawan Tokopedia). William pernah berpesan jangan takut dan pantang menyerah.

"Pertanyaan yang saya sering dapat adalah bagaimana saya bisa bertahan. Ada yang memberi saya nasehat, jangan mimpi muluk-muluk, yang realistis saja. Tapi Bung Karno pernah bilang, bermimpilah setinggi langit sehingga kalau jatuh masih di antara bintang-bintang," ujar William.

(fyk/fay)