Pemasukan Aplikasi Langganan di App Store Tembus Rp 139,7 Triliun

Pemasukan Aplikasi Langganan di App Store Tembus Rp 139,7 Triliun

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Minggu, 14 Feb 2021 15:25 WIB
App Store
Foto: shutterstock
Jakarta -

Dalam hal jumlah perangkat yang aktif, iOS memang kalah jauh dibanding Android. Namun pemasukan pengembang aplikasi di App store masih jauh lebih tinggi dibanding dari Play Store.

Menurut data Sensor Tower, selama 2020 lalu pemasukan pengembang dari aplikasi berbasis langganan mencapai USD 10,3 miliar, atau sekitar Rp Rp 139,7 triliun. Ya, itu adalah pemasukan selama satu tahun.

Angka ini meningkat 32% dibanding 2019 lalu, di mana pemasukan dari sektor yang sama adalah USD 7,8 miliar. Pemasukan pengembang dari aplikasi berbasis langganan di Play Store selama 2020 memang pertumbuhannya lebih besar, yaitu 42%.

Namun, angka pemasukannya masih kalah jauh, yaitu hanya USD 2,7 miliar. Angka ini hanya seperempat dibanding pemasukan developer di App Store, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Minggu (14/2/2021).

Dari data ini, maka wajar saja jika banyak developer yang lebih fokus menggarap aplikasinya di iOS ketimbang Android. Lalu, kenaikan ini juga menunjukkan bahwa selama pandemi tampaknya orang banyak mencari hal baru untuk dilakukan karena tak mau atau tak bisa keluar rumah.

Lalu juga mungkin akan menjadi tren baru bagi para developer untuk mengubah model bisnisnya, dari yang aplikasi 'sekali beli' menjadi aplikasi berbasis langganan.

Secara total, belanja aplikasi selama 2020 lalu menembus USD 100 miliar, atau sekitar Rp 1.390 triliun, yang merupakan gabungan dari App Store dan Play Store. Jumlah tahun ini melonjak dibandingkan 2019. Tahun lalu Sensor Tower mencatat belanja aplikasi mencapai USD 83,5 miliar.

Pihak Sensor Tower melihat tren peningkatan belanja aplikasi yang begitu drastis saat musim liburan Natal lalu. Konsumen di seluruh dunia menghabiskan USD 407,6 juta di App Store dan Play Store.

Kalau dibandingkan sebelumnya, tahun lalu hanya tembus USD 303 juta. Artinya terjadi peningkatan sebesar 34,5%.

Pembelian game mendominasi pembelanjaan aplikasi selama musim liburan kemarin. Ditotal jumlahnya diperkirakan USD 295,6 juta, naik 27% dari tahun lalu yakni USD 232,4 juta.



Simak Video "Clubhouse Siap Meluncur untuk Pengguna Android"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)