Pendiri OnePlus Bikin Perusahaan Baru

Pendiri OnePlus Bikin Perusahaan Baru

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 28 Jan 2021 11:17 WIB
oneplus
Pendiri OnePlus Bikin Perusahaan Baru (Foto: GizChina)
Jakarta -

Oktober 2020, salah satu pendiri OnePlus Carl Pei mengambil keputusan penting dengan meninggalkan perusahaan tersebut setelah berada di sana selama hampir tujuh tahun. Pei kini bersiap dengan perusahaan barunya.

Pada Kamis (28/1/2021), seperti dikutip dari GizChina, mantan eksekutif OnePlus itu akan meluncurkan perusahaan yang berkantor pusat di London, Inggris.

Nama perusahaannya memang masih dirahasiakan. Namun berdasarkan bocoran informasi menyebutkan, perusahaan ini masih akan bergerak di bidang consumer electronic. Bukan hal yang aneh, mengingat bidang ini adalah pasar di mana Pei sudah ounya banyak pengalaman di dalamnya.

Namun perusahaan yang baru ini kabarnya tidak akan berkaitan langsung dengan smartphone. Fokus perusahaan baru Pei akan menyasar gadget untuk musik seperti headphone, speaker, dan banyak lagi.

Yang menarik lagi, perusahaan ini sudah mendapatkan lebih dari USD 7 juta seed funding dari sejumlah investor dengan reputasi ternama, salah satunya Ton Fadell, penemu iPod.

Pei bersama Pete Lau mendirikan dan mengembangkan OnePlus, dari brand yang tak dikenal menjadi seperti sekarang. Pei menjadi sosok yang punya peran penting dalam mendesain lini ponsel OnePlus selama beberapa tahun ke belakang, termasuk OnePlus Nord yang merupakan lini ponsel murah dari OnePlus.

Ia juga bisa dibilang menjadi wajah OnePlus di berbagai pameran teknologi, sebagai sosok yang berinteraksi dengan konsumen dan melayani wawancara oleh media massa.

Sementara pendiri OnePlus yang lain, Pete Lau, saat ini memang masih menjabat sebagai CEO OnePlus. Namun ia juga per Agustus 2020 lalu menjabat sebagai senior vice president dan head of product experience di Oujia Holdings Ltd (OPlus), pemegang saham mayoritas di Oppo dan OnePlus.

OPlus ini adalah pemegang saham tunggal Oppo, 74% saham OnePlus, dan mayoritas saham Realme. Atau dengan kata lain, ketiga brand ponsel ini dimiliki oleh holding OPlus.



Simak Video "Terus Merugi, Bisnis Smartphone LG Gulung Tikar"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)