Pencipta Robot Anjing Dicaplok Hyundai Senilai Rp 12 Triliun

Pencipta Robot Anjing Dicaplok Hyundai Senilai Rp 12 Triliun

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 11 Des 2020 09:21 WIB
Robot Anjing Boston Dynamics
Foto: Dok. Boston Dynamics
Jakarta -

Awal November lalu, merebak rumor bahwa Hyundai sedang melirik Boston Dynamics. Kini, muncul kabar bahwa produsen mobil asal Korea Selatan tersebut mencaplok si pencipta robot anjing.

Berbagai laporan mengkonfirmasi bahwa kesepakatan di antara keduanya telah tercapai. Hyundai akan mengambil alih Boston Dynamics dari pemiliknya saat ini, raksasa telekomunikasi asal Jepang SoftBank senilai USD 921 juta atau sekitar Rp 12,9 triliun.

Dikutip dari The Next Web, ini adalah ketiga kalinya dalam tujuh tahun, Boston Dynamics yang meski belum menghasilkan keuntungan, dilirik perusahaan besar sehingga berpindah tangan.

Untuk diketahui, Boston Dynamics memisahkan diri dari sebuah unit penelitian di Massachusetts Institute of Technology pada 1990-an dan beroperasi sendiri sampai Google membelinya pada 2013. Kemudian pada 2017, SoftBank meminangnya dan melepaskannya dari tangan Google.

Di bawah SoftBank, Boston Dynamics mulai menjual robot berkaki empat. Pada titik ini, belum diketahui arah bisnis Hyundai setelah membeli Boston Dynamics. Pasalnya, ada beberapa hal yang tumpang tindih di antara kedua perusahaan, namun sangat mungkin berkontribusi pada perbaikan produk keduanya.

Dikenal dengan robot anjing buatannya, Boston Dynamics juga membuat robot industri yang dirancang untuk digunakan di gudang. Ada Handle, robot penggerak kotak roda dua yang bergerak anggun mendorong dan merapikan kotak. Mungkin saja Hyundai ingin menerapkan hal seperti ini di fasilitas produksi mobilnya.

Hyundai sendiri selama ini memang lebih dikenal sebagai pabrikan mobil. Padahal, bukan hanya itu yang dilakukannya. Hyundai juga membuat robot yang dapat dipakai manusia, salah satunya kerangka luar bermotor untuk membantu mereka yang mengalami kelumpuhan tungkai bawah agar dapat bisa berjalan. Nah, mungkin juga Hyundai akan menggunakan teknologi Boston Dynamics untuk mengembangkan lebih jauh alat mobilitas ini.

Apapun itu, ada banyak kemungkinan. Yang jelas, tidak mungkin sebuah perusahaan mengakuisisi perusahaan lain jika tidak memanfaatkannya. Kita nanti



Simak Video "IONIQ Electric Car, Mobil Listrik Hyundai yang Banyak Plusnya"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)