Penyandang Difabel Berpotensi Sumbang Rp 1,9 T untuk Ekonomi Digital

Penyandang Difabel Berpotensi Sumbang Rp 1,9 T untuk Ekonomi Digital

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 01 Des 2020 13:35 WIB
Grab
Ada potensi sumbangsih Rp 1,9 triliun dari penyandang disabilitas. Foto: Reuters
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melihat adanya potensi sumbangsih Rp 1,9 triliun dari teman-teman penyandang disabilitas. Hal ini diungkap langsung oleh Samuel Abrijani Pangerapan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI.

"Keadaan memproses digitalisasi ini dengan cepat. Teman-teman difable ini semangat juangnya luar biasa," ucapnya di sela acara 'Grab Mendobrak Batas: Peluang Ekonomi Digital Bagi Penyandang Disabilitas', Selasa (1/12/2020), melalui konferensi pers online.

Samuel menekankan bahwa ekonomi digital bersifat inklusif bagi setiap orang. Dengan penetrasi 196 juta pengguna internet dan sebagai salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki ekonomi digital pertumbuhan paling cepat, ia percaya siapa pun bisa memberikan sumbangsih pada perekonomian negara.

"Ada potensi Rp 1,9 triliun dari teman-teman difabel, ini bukan angka yang kecil. Jika dulu tidak diajak peran serta yang aktif, sekarang lah kita harus membuka peluang untuk membangun ekonomi kita. Semua orang bisa terlibat atau harus terlibat," ujar Samuel.

Ia mengharapkan bahwa tidak ada orang yang tertinggal dari pertumbuhan ekonomi digital. Ia menekankan semua orang punya kesempatan yang sama untuk memanfaatkan ekonomi digital.

Pemerintah juga sudah melakukan beberapa upaya untuk merangkul rekan-rekan penyandang disabilitas untuk membantu perekonomian Indonesia. Salah satu pelatihan dilakukan dengan mengajak Grab untuk berkolaborasi.

"Kami sudah memberikan pelatihan yang bisa dimanfaatkan teman-teman difabel, sehingga kalau bisa dalam proses pembangunan ekonomi digital ini bisa membantu perekonomian Indonesia. Saya melihat mereka punya ability yang berbeda, mereka lebih kreatif. Ini yang harus dilihat," harap Samuel sembari mengakhiri percakapan.



Simak Video "Kisah Kakak-Adik Disabilitas, Bertahan Hidup Dari Kupas Kelapa"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)