Peringatan Keras Presiden China untuk Jack Ma

Peringatan Keras Presiden China untuk Jack Ma

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 16 Nov 2020 05:30 WIB
Jack Ma Kaya Ya
Jack Ma. Foto: Getty Images
Beijing -

Presiden China, Xi Jinping, sendiri yang turun tangan membatalkan penjualan saham perdana atau IPO Ant Financial, raksasa fintech yang dikendalikan Jack Ma. Pemimpin tertinggi yang bertindak, tentulah ini merupakan peringatan keras buat Jack Ma.

Penundaan IPO Ant Financial yang diprediksi memecahkan rekor terbesar, dilaporkan karena kritik keras Jack Ma pada regulator keuangan China. Ia menyebut sistem bank dan keuangan China menghambat inovasi dan dikuasai oleh orang-orang tua. Hal itu yang membuat pemerintah China marah.

"Tampaknya bahwa, disengaja atau tidak, Ma secara terbuka menentang dan mengkritik pendekatan pemerintah China pada regulasi keuangan," kata Andrew Batson, direktur riset di Gavekal Research Limited.

Seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Xi disebut juga tidak begitu menyukai bisnis swasta raksasa yang terlalu banyak meraup kekayaan dan kekuasaan di China, karena bisa menjadi penantang bagi otoritas.

Lagi pula sudah lama sebenarnya pemerintah China mulai mengawasi perusahaan swasta besar dengan ketat, sejak tahun 2018. Jack Ma yang biasanya melenggang mulus kini untuk pertama kalinya menemukan ganjalan besar dengan tertundanya IPO Ant Financial.

Pemerintah China memang sedang mencoba membuat mata uang digital dan sistem pembayaran elektronik sendiri lantaran khawatir layanan Ant Financial sampai kepunyaan Tencent punya pangsa pasar yang terlalu dominan.

Beberapa bank juga mengajukan komplain karena perlakuan yang dianggap tidak adil. Mereka diatur dengan sangat detail dan Ant di bawah komando Jack Ma terkesan bisa melakukan apapun semau sendiri.

Netizen China pun berkomentar, sebagian menyarankan agar Jack Ma lebih hati-hati. "Inilah waktunya bagi Jack Ma untuk terbangun, lebih banyak mendengar dan kurangi bicara," tulis seorang netizen.

"Situasi ini mengirimkan sinyal pada pemain teknologi besar agar mereka tidak menjadi terlalu besar dan bahwa partai masih berkuasa," kata Kandrea Schaefer, pengamat dari Trivium China.

Jack Ma sendiri masih belum muncul ataupun berkomentar tentang masalah yang menimpanya. Mungkin dia sedang berpikir masak-masak tentang langkah selanjutnya dan apa yang harus dilakukannya setelah mendapatkan 'kartu kuning'.



Simak Video "Dalam Semalam Harta Jack Ma Bertambah Rp 396 Triliun "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)